Bos BI Ajak BPD dan Bank Swasta Turunkan Suku Bunga Kredit
Jum'at, 09 April 2021 - 18:45 WIB
loading...
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. Foto/Dok SINDOphoto/Yorri Farli
A
A
A
BALI - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengajak Bank Pembangunan Daerah (BPD) dan bank-bank swasta nasional untuk menurunkan suku bunga kredit mengikuti suku bunga acuan bank sentral. Hal ini dilakukan untuk mendorong pemulihan ekonomi nasional yang terdampak akibat pandemi Covid-19.
"Sekarang tinggal BPD dan bank-bank swasta lain. Ayo, ayo, ayo turunkan suku bunga, supaya kita terus mendorong ekonomi kita," ujar Perry dalam acara Sarasehan Akselerasi Pemulihan Ekonomi Nasional Temu Stakeholders di Bali, Jumat (9/4/2021).
Baca juga: Wapres Ungkap Banyak Aset Wakaf Properti di RI Belum Dikembangkan Maksimal
Dalam kesempatan tersebut, Perry juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) yang telah mengikuti langkah bank sentral untuk menurunkan suku bunga kredit. Adapun Bank Mandiri, BRI, BNI, dan BTN telah memangkas Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) mereka secara signifikan.
"Tidak tanggung-tanggung, SBDK-nya bank-bank Himbara langsung turun suku bunga kreditnya. Melihat grafiknya, itu langsung nyungsep, dari 10 persen menjadi 8,7 persen. Terima kasih," kata dia.
"Sekarang tinggal BPD dan bank-bank swasta lain. Ayo, ayo, ayo turunkan suku bunga, supaya kita terus mendorong ekonomi kita," ujar Perry dalam acara Sarasehan Akselerasi Pemulihan Ekonomi Nasional Temu Stakeholders di Bali, Jumat (9/4/2021).
Baca juga: Wapres Ungkap Banyak Aset Wakaf Properti di RI Belum Dikembangkan Maksimal
Dalam kesempatan tersebut, Perry juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) yang telah mengikuti langkah bank sentral untuk menurunkan suku bunga kredit. Adapun Bank Mandiri, BRI, BNI, dan BTN telah memangkas Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) mereka secara signifikan.
"Tidak tanggung-tanggung, SBDK-nya bank-bank Himbara langsung turun suku bunga kreditnya. Melihat grafiknya, itu langsung nyungsep, dari 10 persen menjadi 8,7 persen. Terima kasih," kata dia.
Lihat Juga :