Wagub Sumbar: Sektor Pertanian Tulang Punggung Ekonomi Nasional
Sabtu, 10 April 2021 - 08:38 WIB
loading...
A
A
A
Sumbar, menurut Audy adalah propinsi yang berbasis pertanian. "Backbone kita agrikultur, bukan manufaktur. Jadi proses pemulihan ekonominya seharusnya lebih cepat," ungkap Audy.
Seperti diketahui, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), nilai PDB sektor pertanian pada kuartal IV/2020 tumbuh sebesar 2,59% (yoy). Sementara ekspor pertanian periode Januari-Desember 2020 sebesar Rp451,8 triliun, naik 15,79% dibanding periode yang sama 2019 sebesar Rp390,2 triliun.
Baca juga: Awas! Gelombang Covid Susulan Lebih Ganas Ketimbang Kementerian Investasi
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan bahwa Sumatera Barat, khususnya Solok memiliki potensi yang luar biasa. "Sepanjang jalan menuju lokasi ini, kanan-kiri indah sekali. Matahari bersinar, tanahnya yang subur adalah modal utama bagi kita. Apalagi etos orang Minang itu tidak jauh beda dengan Bugis. Pekerja keras," katanya.
Oleh karena itu, potensi alam yang merupakan nikmat Tuhan itu harus dioptimalkan. "Jangan sia-siakan waktu. Tanam setiap jengkal yang ada. Kalau bisa tanam padi tiga kali dalam setahun, tanam. Jangan biarkan waktu berlalu begitu saja," pungkasnya.
Seperti diketahui, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), nilai PDB sektor pertanian pada kuartal IV/2020 tumbuh sebesar 2,59% (yoy). Sementara ekspor pertanian periode Januari-Desember 2020 sebesar Rp451,8 triliun, naik 15,79% dibanding periode yang sama 2019 sebesar Rp390,2 triliun.
Baca juga: Awas! Gelombang Covid Susulan Lebih Ganas Ketimbang Kementerian Investasi
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan bahwa Sumatera Barat, khususnya Solok memiliki potensi yang luar biasa. "Sepanjang jalan menuju lokasi ini, kanan-kiri indah sekali. Matahari bersinar, tanahnya yang subur adalah modal utama bagi kita. Apalagi etos orang Minang itu tidak jauh beda dengan Bugis. Pekerja keras," katanya.
Oleh karena itu, potensi alam yang merupakan nikmat Tuhan itu harus dioptimalkan. "Jangan sia-siakan waktu. Tanam setiap jengkal yang ada. Kalau bisa tanam padi tiga kali dalam setahun, tanam. Jangan biarkan waktu berlalu begitu saja," pungkasnya.
(ind)
Lihat Juga :