Pupuk Indonesia Gelar Edukasi Pemupukan Presisi di Sragen
Sabtu, 10 April 2021 - 17:00 WIB
loading...
A
A
A
Rekomendasi pemupukan presisi, lanjut Gusrizal, dari Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) dan Pupuk Indonesia untuk Kecamatan Sidoharjo adalah pupuk Urea 200kg, NPK Phonska 275kg, pupuk organik Petroganik 500kg, dan pupuk organik cair Phonska OCA sebanyak 5 liter untuk setiap satu hektare lahan sawah.
“Perpaduan pupuk organik dan anorganik ini adalah demi keberlanjutan pertanian, agar lahan sawah tetap optimal dan memiliki produktivitas tinggi secara jangka panjang,” ujar Gusrizal.
Gusrizal juga menambahkan bahwa pihaknya sangat berterima kasih kepada petani, Pemerintah Kabupaten Sragen, dan menyatakan siap mendukung dan memajukan sektor pertanian, khususnya di Kabupaten Sragen.
“Diharapkan sinergi ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat dan ketahanan pangan nasional,” ujar Gusrizal.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sragen, Eka Rini Mumpuni Tri Lestari, menyatakan pihaknya yakin dengan pengawalan dari Pupuk Indonesia. Karena berdasarkan uji coba di berbagai daerah, hasilnya sudah terbukti.
“Perpaduan pupuk organik dan anorganik ini adalah demi keberlanjutan pertanian, agar lahan sawah tetap optimal dan memiliki produktivitas tinggi secara jangka panjang,” ujar Gusrizal.
Gusrizal juga menambahkan bahwa pihaknya sangat berterima kasih kepada petani, Pemerintah Kabupaten Sragen, dan menyatakan siap mendukung dan memajukan sektor pertanian, khususnya di Kabupaten Sragen.
“Diharapkan sinergi ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat dan ketahanan pangan nasional,” ujar Gusrizal.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sragen, Eka Rini Mumpuni Tri Lestari, menyatakan pihaknya yakin dengan pengawalan dari Pupuk Indonesia. Karena berdasarkan uji coba di berbagai daerah, hasilnya sudah terbukti.
Lihat Juga :