Operasikan GI dan SUTT, PLN Siap Layani Pelanggan Smelter di Kolaka
Minggu, 11 April 2021 - 14:06 WIB
loading...
A
A
A
Pembangunan tersebut dimulai sejak pertengahan tahun 2019 dan berhasil beroperasi pada bulan April 2021. Biaya investasi yang telah dikeluarkan oleh PLN mencapai Rp147 miliar dengan persentase Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) mencapai 87%.
Amandemen terakhir Surat Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (SPJBTL) antara PLN dengan PT CNI, menyatakan bahwa PT CNI akan memerlukan daya sebesar 412 Mega Volt Amper (MVA) dengan 4 tahap pembagian.
Baca Juga: KPK dan ATR/BPN Digandeng, PLN Target Amankan 27.000 Sertifikat Aset Negara
Tahap pertama 118 MVA pada September 2022, tahap kedua dan ketiga 68 MVA pada bulan April dan September 2023. Sedangkan tahap terakhir 158 MVA pada bulan Desember tahun 2024.
"Semoga dengan pengoperasian infrastruktur ketenagalistrikan ini dapat memicu pertumbuhan investasi di Sulawesi Tenggara. Terutama pelanggan besar karena terdapat 3.223 MVA potensi pelanggan di Sulawesi Tenggara," harap Anis
Amandemen terakhir Surat Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (SPJBTL) antara PLN dengan PT CNI, menyatakan bahwa PT CNI akan memerlukan daya sebesar 412 Mega Volt Amper (MVA) dengan 4 tahap pembagian.
Baca Juga: KPK dan ATR/BPN Digandeng, PLN Target Amankan 27.000 Sertifikat Aset Negara
Tahap pertama 118 MVA pada September 2022, tahap kedua dan ketiga 68 MVA pada bulan April dan September 2023. Sedangkan tahap terakhir 158 MVA pada bulan Desember tahun 2024.
"Semoga dengan pengoperasian infrastruktur ketenagalistrikan ini dapat memicu pertumbuhan investasi di Sulawesi Tenggara. Terutama pelanggan besar karena terdapat 3.223 MVA potensi pelanggan di Sulawesi Tenggara," harap Anis
Lihat Juga :