Insentif Pajak untuk Mobil cuma Bikin Ngegas di Awal
Selasa, 13 April 2021 - 14:27 WIB
loading...
A
A
A
"Jadi tidak sustainable. Kalau kita melihat sebetulnya penurunan animo pembelian kendaraan bermotor bukan hanya dampak pandemi. Sebelum pandemi penjualannya juga sudah mengalami tekanan," ungkapnya.
Meski begitu, dia mengakui bahwa penerapan insentif PPnBM mobil baru terbukti mendongkrak penjualan pabrikan otomotif sepanjang Maret 2021. ( Baca juga:Duka Pedagang Pasar Minggu: Jam 5 Sore Kiriman Ayam Datang, Sejam Kemudian Hangus Semua )
Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan wholesales roda empat pada Maret 2021 mencapai 84.910 unit atau naik 72,6% dibandingkan Februari yang mencapai 49.202 unit. Bahkan sejak relaksasi pajak digulirkan, Gaikindo mencatat wholesales pada Maret 2021 tumbuh 10,5%, sedangkan penjualan ritel naik 28,2% secara tahunan.
"Ini tentu saja ada satu lonjakan yang cukup tinggi karena di bulan-bulan sebelumnya, Januari-Februari rata-rata masih kontraksi dobel digit. Di Februari masih kontraksi 38% untuk penjualan kendaraan roda empat," ungkapnya.
Meski begitu, dia mengakui bahwa penerapan insentif PPnBM mobil baru terbukti mendongkrak penjualan pabrikan otomotif sepanjang Maret 2021. ( Baca juga:Duka Pedagang Pasar Minggu: Jam 5 Sore Kiriman Ayam Datang, Sejam Kemudian Hangus Semua )
Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan wholesales roda empat pada Maret 2021 mencapai 84.910 unit atau naik 72,6% dibandingkan Februari yang mencapai 49.202 unit. Bahkan sejak relaksasi pajak digulirkan, Gaikindo mencatat wholesales pada Maret 2021 tumbuh 10,5%, sedangkan penjualan ritel naik 28,2% secara tahunan.
"Ini tentu saja ada satu lonjakan yang cukup tinggi karena di bulan-bulan sebelumnya, Januari-Februari rata-rata masih kontraksi dobel digit. Di Februari masih kontraksi 38% untuk penjualan kendaraan roda empat," ungkapnya.
(uka)
Lihat Juga :