Ikut Ajang Hannover Messe 2021, Bio Farma Bidik Pasar Eropa Timur

Selasa, 13 April 2021 - 19:40 WIB
loading...
Ikut Ajang Hannover...
Suasana fasilitas produksi vaksin COVID-19, di kantor Bio Farma, Bandung, Jawa Barat. Foto/Dok Antara
A A A
JAKARTA - PT Bio Farma bakal menggarap pangsa pasar Eropa timur lantaran potensi pasarnya yang cukup besar. Langkah perseroan membidik market Benua Biru dilakukan melalui keikutsertaan dalam kegiatan Hannover Messe 2021 yang diselenggarakan secara virtual pada 12-16 April 2021.

Hannover Messe merupakan suatu pameran internasional terbesar dunia untuk teknologi industri, yang telah berjalan selama 74 tahun. Dalam kegiatan yang juga diprakarsai oleh Kementerian Perindustrian dan Kementerian BUMN, Bio Farma akan memperkenalkan produk-produknya berupa vaksin, antisera dan kit diagnostik dan juga perkembangan teknologi.

Selain produk, Bio Farma juga memperkenalkan teknologi berbasis 4.0 berupa Bio Tracking dan Bio Detect dan integrated packaging line. Juga memperkenankan peran Bio Farma dalam organisasi internasional seperti Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).

Baca juga: Bibit Vaksin Merah Putih Eijkman Diserahkan ke Bio Farma Bulan Mei

Menurut Sekretaris Perusahaan Bio Farma, Bambang Heriyanto, keikutsertaan Bio Farma dalam pameran teknologi industri terbesar di dunia ini, merupakan suatu upaya dari korporasi untuk memperkenalkan Bio Farma sebagai Industri life science di Indonesia yang sudah mendunia.

Dengan inovasi dalam bidang produk dan proses dan penerapan teknologi 4.0 dalam proses produksi dan pendistribusian vaksin, sesuai dengan tema dari Kementerian Perindustrian tahun ini Making Indonesia 4.0

“Dalam kegiatan ini, kami akan memperkenalkan inovasi produk, berupa vaksin, antisera. Selain dua produk tersebut, kami juga memperkenalkan inovasi mBioCov-19, sebagai jawaban untuk tren demand pasca Covid-19 yang diprediksi akan beralih ke produk yang berbasis diagnosis," ujar Bambang dalam siaran persnya, Selasa (13/4/2021).

Baca juga: Update Corona: 1.577.526 Positif, 1.426.145 Sembuh, 42.782 Meninggal

Bambang menambahkan, Bio Farma juga menampilkan inovasi dalam bidang proses bisnis berupa penerapan Bio Tracking dan Bio Detect pada pendistribusian vaksin, yang merupakan solusi digital yang dikembangkan oleh Bio Farma.

Ini merupakan bagian dari strategi transformasi perusahaan yang sudah dimulai sejak tiga tahun yang lalu untuk menjadi perusahaan healthcare global yang berbasis digital.

Vaksin merupakan salah satu produk biofarmasi, yang sensitif terhadap perubahan suhu. Oleh karenanya, selain menerapkan 2D data matrix dalam kemasan primer, sekunder dan tersier untuk memastikan ketelusuran (identifikasi) dan keaslian produk (otentikasi) sejak proses produksi dengan menggunakan mesin yang terintegrasi (integrated packaging line).

Bio Farma pun menerapkan teknologi Internet of Things (IoT) dengan memasang sensor suhu dan GPS (global position system) pada kendaraan angkutan vaksin berpendingin sehingga suhu ruang penyimpanan vaksin dalam kendaraan dan posisi pergerakan kendaraan selama perjalanan dapat dipantau secara real time di command center yang ditempatkan di Holding BUMN Farmasi.

Baca juga: TMII Bakal Dikelola BUMN, ITDC: Belum Ada Arahan

Dengan mengikuti pameran ini, Bio Farma berharap dapat memperluas target pasarnya, Bio Farma membidik wilayah-wilayah Asia, terutama Asia Tengah, Afrika dan Amerika Latin yang menitikberatkan kerjasama bilateral yang sebelumnya telah terjalin secara multilateral dengan UN agencies (UNICEF).

"Kami juga berharap Bio Farma dapat memperluas pangsa pasarnya ke negara-negara di benua Eropa, khususnya wilayah Eropa Timur, menitikberatkan kerjasama bilateral yang sebelumnya telah terjalin dengan UN agencies," paparnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Pertamina Pangkas 124...
Pertamina Pangkas 124 Anak Usaha, Ada yang di Merger hingga Likuidasi
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
Ekonom Sarankan PT DSI...
Ekonom Sarankan PT DSI Jadi Pengawas Ekspor SDA, Bukan Eksportir Tunggal
Kepala BPOM: Masa Depan...
Kepala BPOM: Masa Depan Indonesia Ditentukan SDM Unggul, Bukan Lagi Kekayaan SDA
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
Didukung Danantara,...
Didukung Danantara, PaDi UMKM Perkuat Ekosistem Pengadaan Digital BUMN dan UMKM
Rekomendasi
Presiden Iran Klaim...
Presiden Iran Klaim Teheran Keluar sebagai Pemenang, Ini Alasan Utamanya
Ridho Sadewo Bongkar...
Ridho Sadewo Bongkar 7 Strategi Free Fire yang Bikin Peluang Booyah Lebih Besar
Peneliti UNEJ Ungkap...
Peneliti UNEJ Ungkap Keunikan Puyuh Gonggong, Fauna Endemik Jember yang Rentan Punah
Berita Terkini
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
Bahlil Antisipasi Ledakan...
Bahlil Antisipasi Ledakan Subsidi Energi Tahun Depan, Segini Hitungannya dalam RAPBN 2027
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Jaring Talenta Pelaut Muda Perkuat Distribusi Energi Nasional
Bahlil Jamin Harga BBM...
Bahlil Jamin Harga BBM Pertalite dan LPG 3 Kg Tidak Naik
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved