Izin Ekspor Hanya 8 Jam, Aturannya Sudah Diteken Mendag
Kamis, 15 April 2021 - 14:21 WIB
loading...
A
A
A
Sambung Luther mengungkapkan, pada tahun 2020 ketika Covid-19 mulai menyebar, neraca ekspor Indonesia hanya turun 2,61%. Sejumlah kalangan memprediksi perekonomian Indonesia diperkirakan akan tumbuh mencapai 3,3% dan bisa terus meningkat pada tahun ini.
“Ekspor Indonesia mengalami tren yang positif di dekade terakhir 2020, ekspor kembali meningkat pada di November-Desember bahkan melebihi di tahun-tahun sebelumnya. Sektor yang mengalami kenaikan ekspor terbesar di 2020 secara nilai adalah besi baja, perhiasan, lemak nabati, dan lain-lain,” ucap Luther.
Menurut Kepala Ekonom Bank Mandiri, Andry Asmoro, ekonomi global akan meningkat secara signifikan. Ini dipengaruhi oleh pertumbuhan ekonomi dua negara yang menjadi tujuan utama ekspor Indonesia.
“Ini peluang sangat bagus bagi sumber pertumbuhan industri manufaktur Indonesia kalau kita sangat kompetitif. Beberapa poin positif tadi, kami memperkirakan pertumbuhan Indonesia dari sisi GDP akan kembali ke 3,3 persen dari kontraksi minus 2,93 persen,” jelas Andry.
Baca Juga: KPK Dalami Percakapan Pengurusan Izin Ekspor Benur di KKP
“Ekspor Indonesia mengalami tren yang positif di dekade terakhir 2020, ekspor kembali meningkat pada di November-Desember bahkan melebihi di tahun-tahun sebelumnya. Sektor yang mengalami kenaikan ekspor terbesar di 2020 secara nilai adalah besi baja, perhiasan, lemak nabati, dan lain-lain,” ucap Luther.
Menurut Kepala Ekonom Bank Mandiri, Andry Asmoro, ekonomi global akan meningkat secara signifikan. Ini dipengaruhi oleh pertumbuhan ekonomi dua negara yang menjadi tujuan utama ekspor Indonesia.
“Ini peluang sangat bagus bagi sumber pertumbuhan industri manufaktur Indonesia kalau kita sangat kompetitif. Beberapa poin positif tadi, kami memperkirakan pertumbuhan Indonesia dari sisi GDP akan kembali ke 3,3 persen dari kontraksi minus 2,93 persen,” jelas Andry.
Baca Juga: KPK Dalami Percakapan Pengurusan Izin Ekspor Benur di KKP
Lihat Juga :