Mas Bud! Nih Fakta Pahit dari Indef Soal Industri 4.0
Kamis, 15 April 2021 - 14:46 WIB
loading...
A
A
A
"Indonesia hanya unggul dari Thailand dan Filipina. Maka dari itu, masih terdapat selisih antara penawaran dan permintaan tenaga kerja sektor ICT, khususnya untuk pekerjaan data dan analisa dan pemrograman di industri fintech," jelas Nailul. ( Baca juga:Pemerintah Tagih Dana BLBI Rp110 Triliun Berupa Uang Maupun Saham )
Sehingga, hanya 36% perusahaan fintech mempekerjakan pekerja asing untuk menutup gap tersebut.
"Ini juga karena ketimpangan sektor TIK di Indonesia yang terus terjadi dan bertambah besar, sebab pengembangan TIK hanya berpusat di pulau Jawa, khususnya di DKI Jakarta dan Daerah Istimewa Yogyakarta," pungkas Nailul.
Fakta-fakta pahit ini bisa menjadi catatan Budiman Sudjatmiko, politisi PDI Perjuangan sekaligus pendiri Gerakan Inovator, yang ingin membangun kawasan teknologi digital ala Silicon Valley dengan nama Bukit Algoritma di Cikidang dan Cibadak Sukabumi, Jawa Barat.
Sehingga, hanya 36% perusahaan fintech mempekerjakan pekerja asing untuk menutup gap tersebut.
"Ini juga karena ketimpangan sektor TIK di Indonesia yang terus terjadi dan bertambah besar, sebab pengembangan TIK hanya berpusat di pulau Jawa, khususnya di DKI Jakarta dan Daerah Istimewa Yogyakarta," pungkas Nailul.
Fakta-fakta pahit ini bisa menjadi catatan Budiman Sudjatmiko, politisi PDI Perjuangan sekaligus pendiri Gerakan Inovator, yang ingin membangun kawasan teknologi digital ala Silicon Valley dengan nama Bukit Algoritma di Cikidang dan Cibadak Sukabumi, Jawa Barat.
(uka)
Lihat Juga :