Bangun Proyek ala Silicon Valley, Pemerintah Disarankan Wanti-Wanti TKA

Kamis, 15 April 2021 - 16:01 WIB
loading...
Bangun Proyek ala Silicon...
Maket proyek Bukit Algoritma di Sukabumi, Foto/Instagram
A A A
JAKARTA - Direktur Program Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Esther Sri Astuti menyarankan agar pemerintah merencanakan dengan matang pembangunan Bukit Algoritma atau pusat inovasi dan riset digital di Sukabumi, Jawa Barat.

Dia mewanti-wanti jangan sampai proyek 4.0 itu lebih banyak menyerap tenaga kerja asing daripada tenaga kerja lokal.

"Jangan sampai ada pembangunan Silicon Valley, malah dorong masuknya tenaga kerja asing lebih banyak. Bagaimana tenaga kerja Indonesia bisa memanfaatkan 'Silicon Valley' di Sukabumi nanti itu harus disiapkan," ujar dia, Kamis (15/4/2021). ( Baca juga:Mas Bud! Nih Fakta Pahit dari Indef Soal Industri 4.0 )

Meski begitu dia tak memungkiri bahwa tenaga kerja asing lebih banyak yang melek teknologi dibandingkan tenaga kerja Indonesia.

Dari data Badan Pusat Statistik (BPS) sumber daya manusia (SDM) di Indonesia hanya 12% yang berpendidikan tinggi. 80% lebih adalah tamatan sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), dan sekolah menengah atas (SMA).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Soal Siapa yang Cocok...
Soal Siapa yang Cocok Pimpin OJK, Ekonom: Figur Harus Diterima Pasar
Menyoroti Risiko Siber...
Menyoroti Risiko Siber OT dan Dorong Penerapan Security by Design dalam Industri 4.0
Efek Perang Dagang,...
Efek Perang Dagang, Indef Revisi Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI di 2025 Jadi 4,87%
Manufacturing Symposium...
Manufacturing Symposium 2025: Ajang Strategis Memacu Transformasi Digital di Sektor Manufaktur
Peran Penting Startup...
Peran Penting Startup dalam Mengakselerasi Digitalisasi IKM
INDEF: Ekosistem Hilirisasi...
INDEF: Ekosistem Hilirisasi Tembaga Indonesia Tunjukkan Perkembangan Positif dan Punya Nilai Strategi Signifikan
Ketum Peradi Profesional:...
Ketum Peradi Profesional: Berhenti Jadikan Algoritma sebagai Entitas yang Kebal Hukum
Redam Risiko Lonjakan...
Redam Risiko Lonjakan Harga Minyak Dunia, INDEF: Kendaraan Listrik Jadi Strategi Krusial
Indef: MBG Investasi...
Indef: MBG Investasi Strategis Pembangunan Sumber Daya Manusia
Rekomendasi
Susunan Pemain Timnas...
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik: Marselino dan Ole Romeny Ujung Tombak
Iran akan Bangun PLTN...
Iran akan Bangun PLTN di 5 Lokasi Pesisir
Revisi UU Polri Disahkan...
Revisi UU Polri Disahkan Jadi Undang-Undang, Pelayanan Kepolisian Diharapkan Meningkat
Berita Terkini
Tak Ada Pergantian Menkeu,...
Tak Ada Pergantian Menkeu, Sentimen Pasar Berbalik Positif
Bea Cukai Gagalkan 8,9...
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal, Selamatkan Rp8,6 Miliar
Kinerja Tumbuh 21,17%,...
Kinerja Tumbuh 21,17%, Patra Logistik Catat Pendapatan Rp3,25 Triliun di 2025
Setelah Chatib Basri,...
Setelah Chatib Basri, Menkes Merapat ke Istana Temui Prabowo
Menko Yusril Beberkan...
Menko Yusril Beberkan Delapan Arahan Pelayanan Publik yang Bersih
BI Sangkal Cadangan...
BI Sangkal Cadangan Devisa Terkuras, Masih di Atas Standar IMF
Infografis
Arab Saudi Bangun Jalur...
Arab Saudi Bangun Jalur Kereta Api Landbridge Rp116 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved