Punya Fitur Baru, Accurate Online Siap Jadi Solusi Pebisnis Manufaktur

Kamis, 15 April 2021 - 17:03 WIB
loading...
Punya Fitur Baru, Accurate...
Accurate Online, sebagai salah satu pengembang software akuntansi online di Indonesia resmi meluncurkan fitur manufaktur. Hal ini untuk mempermudah pebisnis dalam pengelolaan proses produksi. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Accurate Online, sebagai salah satu pengembang software akuntansi online di Indonesia resmi meluncurkan fitur manufaktur . Hal ini untuk mempermudah pebisnis dalam pengelolaan proses produksi .

Baca Juga: Indeks Manufaktur RI Cetak Rekor, Menko Airlangga: Momentum Percepat Pemulihan Ekonomi

Fitur manufaktur, yang selanjutnya disebut sebagai "Add-on Manufaktur", adalah suatu fitur tambahan di dalam Accurate Online yang berguna untuk membantu para pebisnis mengelola proses produksi barang dengan tahapan yang rumit dan menggunakan standar tertentu, contohnya adalah perusahaan pabrikasi.

"Dalam bisnis manufaktur, efisiensi biaya adalah salah satu hal terpenting. Untuk itu, pebisnis manufaktur memerlukan suatu sistem yang bisa membantu mereka mengetahui proses produksi secara detail dan tahapan mana yang tidak berjalan sesuai standar sehingga terjadi pemborosan," ujar Marketing Manager Accurate Online, Baskara Aji.

Aji Melanjutkan, "Oleh karena itu, kami meluncurkan Add-on Manufaktur yang mampu membantu pebisnis memantau jalannya proses produksi dengan mudah. Tersedianya berbagai laporan produksi lengkap juga dapat memberikan gambaran seberapa efisien proses produksi yang berjalan saat ini."

Setidaknya ada tiga poin utama yang diunggulkan dari fitur tambahan ini. Pertama, mempercepat proses perencanaan produksi. Pebisnis manufaktur dapat menghitung estimasi biaya produksi lebih mudah dengan dukungan fitur seperti formula produksi (Bill of Material) serta informasi ketersediaan stok bahan baku.

Kedua,pebisnis dapat memantau progres seluruh proses produksi yang sedang berjalan secara detail. Misalnya di tengah proses produksi ternyata stok bahan bakunya habis atau hasil produksi jauh berkurang tapi bingung kendalanya ada di proses yang mana.

Munculnya hal-hal seperti ini bisa diminimalisir dengan dukungan fitur manufaktur Accurate. Sehingga, pebisnis bisa melakukan pendeteksian lebih cepat pada tahapan produksi yang mengalami hambatan.

Ketiga, membantu pebisnis dalam meningkatkan efisiensi produksi. Kenapa? karena mereka bisa melakukan penilaian secara objektif dengan adanya dukungan laporan produksi lengkap yang bisa dilihat kapanpun dan dimanapun.

Baca Juga: Penerapan Akuntansi Akrual Sudah Dilirik Banyak Negara, Ini Manfaatnya

Cara untuk menggunakan Add-on Manufaktur pun sangat mudah. Bila sebelumnya Anda sudah berlangganan Accurate Online, Anda bisa menikmati Add-on Manufaktur yang terdapat di dalam menu Accurate Store.

Namun bila Anda belum berlangganan Accurate Online, Anda bisa menggunakan Add-on Manufaktur dan fitur lainnya yang ada di dalam Accurate Online secara gratis selama 30 hari dengan mengunjungi laman resmi accurate.id.

"Kami berharap semakin banyak pebisnis di Indonesia yang bisa menjalankan proses manufakturbarang lebih mudah, cepat, dan efisien melalui Add-on Manufaktur," tutup Aji.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Aktivitas Pabrik di...
Aktivitas Pabrik di China Memburuk, Sinyal Peringatan bagi Ekonomi Dunia
Percepat Produktivitas...
Percepat Produktivitas Manufaktur dengan Solusi Jaringan dan Storage Berbasis AI
Pertumbuhan Industri...
Pertumbuhan Industri dan Kontraksi Listrik Dinilai Masih Rasional
Dari Jualan Gorengan...
Dari Jualan Gorengan Keliling hingga Jadi CEO Republic Laptop, Ini Kisah Perjuangan Bayu Aji
CEO Harus Adaptif di...
CEO Harus Adaptif di Tengah Tekanan Global, Bos Finnet Buktikan Lewat Penghargaan
Krisis Nafta Landa Jepang,...
Krisis Nafta Landa Jepang, Sektor Konstruksi dan Manufaktur Mulai Lumpuh
Indonesia Manufacturing...
Indonesia Manufacturing Symposium 2026, Membangun Sistem Enterprise
Stanford University...
Stanford University Buka Program Pelatihan Bisnis untuk Pengusaha Indonesia
Larangan Truk Sumbu...
Larangan Truk Sumbu 3 saat Momen Lebaran Berpotensi Ganggu Industri Manufaktur
Rekomendasi
Prancis Favorit, Mbappe...
Prancis Favorit, Mbappe Bidik Rekor Baru saat Hadapi Irak
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Mangrove di Kawasan Pesisir Jakarta Terus Diperkuat
Dari Sopir Bus Mendadak...
Dari Sopir Bus Mendadak Jadi Pemimpin Negara? Ini Serunya Microdrama Love In A Fallen Nation di V+Short
Berita Terkini
Indonesia, Swiss, dan...
Indonesia, Swiss, dan UNDP Luncurkan Fase Baru Transformasi Lanskap Berkelanjutan di Indonesia
Perkuat Layanan Digital...
Perkuat Layanan Digital melalui Care+, LGI Hadirkan Fitur Wellness
Pasokan Seret Batu Bara...
Pasokan Seret Batu Bara Picu Pemadaman Listrik, Legislator Soroti Lambannya Persetujuan RKAB
MyPertamina Gelar Program...
MyPertamina Gelar Program Pesta Bola, Tingkatkan Engagement melalui Ekosistem Digital
Dorong Ekonomi Desa...
Dorong Ekonomi Desa Binaan, Program Genera-Z Berbakti BCA Siap Masuki Fase Implementasi
Insentif Motor Listrik...
Insentif Motor Listrik Ditunda Satu Bulan, Menko Airlangga: Masih Dikaji
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved