Gandeng 42 Pengembang, BTN Tawarkan KPR From Home Bunga 6%

Minggu, 19 April 2020 - 11:46 WIB
loading...
Gandeng 42 Pengembang,...
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menawarkan program pembiayaan hunian Kredit Pemilikan Rumah (KPR) From Home yang sejalan dengan program physical distancing dari pemerintah. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau Bank BTN menawarkan program pembiayaan hunian "Kredit Pemilikan Rumah (KPR) From Home" dalam rangka memberikan pelayanan kepada nasabah di tengah pandemi corona virus (Covid-19) yang melanda dunia termasuk Indonesia.

Untuk merealisasikan program tersebut, Bank BTN menggandeng sebanyak 42 pengembang properti nasional dengan ratusan proyek perumahan maupun apartemen didalamnya. Pengembang pilihan tersebut antara lain PP Properti, Adhi Comuter Properti, Duta Putra Group, Perumnas, Kalindo Land, Gapura Prima Group, Emerald Land Group, Waskita Realty, Pikko Group, Greenwoods Group, Imanan Group, GAN Properti Group, Daun Karya Propertindo, Mustika Land Group, PP Urban, HK Realtindo, Winland Development, Cigede Group, ISPI Group, Sentul City, dan WIKA Realty.

Kemudian, Damai Putra Group, Purinusa Jayakusuma, MAS Group, Graha Cemerlang, Citra Indah, Bangun Estuase Propertindo, Rura Graha Group, Citra Swarna Group, Bukitnusa Indahperkasa, Expert Jaya Mandiri, Sinar Griya Utama, Generasi Sinergi Prima, Tata Bumi Lestari, Agung Development, Relife Property, Dinamika Alam Sejahtera, Graha Aquila Propertindo, Kembang Sari Buana, Harvest City, Sapphire Group, dan Gema Semesta Cendikia.

KPR From Home merupakan program terbaru Bank BTN dimana calon debitur atau konsumen dapat mengajukan berkas aplikasi Kredit Kepemilikan Rumah maupun Apartemen (KPR/KPA) secara online melalui Portal BTN Properti. Dalam program ini bank yang fokus pada pembiayaan sektor properti tersebut menawarkan bunga angsuran mulai dari 6,0% fix selama setahun.

Executive Vice President Nonsubsidized Mortgage & Personal Lending Division (NSLD) Bank BTN Suryanti Agustinar berharap, melalui inovasi KPR From Home pihaknya dapat membantu upaya Pemerintah untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 dengan melaksanakan physical distancing sambil terus memberikan layanan prima bagi para nasabah.

"Melalui KPR From Home ini banyak kemudahan yang kami berikan kepada nasabah. Seluruh proses kredit bisa dilakukan secara online seperti pengajuan berkas melalui website www.btnproperti.co.id atau Mobile Apps BTN Properti yang dapat diunduh di Playstore dan Appstore serta pembayaran booking fee. Bahkan, nasabah bisa tracking posisi berkas pengajuan secara online," kata dia dalam keterangan resminya, Minggu (19/4/2020).

Selain itu, bagi nasabah yang mengajukan KPR From Home akan dibebaskan dari beban biaya provisi, biaya administrasi, dan biaya appraisal. Kemudian, terdapat fitur 4D Tour Service pada website www.btnproperti.co.id khusus untuk proyek-proyek besutan pengembang pilihan.

Calon pembeli bisa memilih hunian idaman dari rumah tanpa harus datang ke lokasi proyek karena dengan fitur 4D Tour Service memungkinkan untuk melihat detail unit hingga ke seluruh sudut ruangan. Mereka seolah-olah masuk ke dalam unit rumah atau apartemen pilihan secara fisik langsung di lokasi proyek. "Beberapa kemudahan itu berlaku sejak 1 April–30 Juni 2020," imbuhnya.

Melalui KPR From Home, BTN menargetkan dapat menambah komitmen kredit baru sebesar Rp2 triliun hingga Juni mendatang. Sebab, sejatinya minat masyarakat melakukan KPR/KPA terbilang masih cukup tinggi dan permintaan bisa terus bertambah meski dalam keadaan sulit pada musim pandemi Covid-19 seperti sekarang ini.

"Memang diantara masyarakat juga banyak yang cenderung wait and see. Karena itu, melalui inovasi program pemasaran ini kami memberi banyak kemudahan sehingga mereka tertarik segera melakukan KPR/KPA bagi pembiayaan hunian idamannya," jelasnya.

Kebutuhan hunian secara nasional terbilang cukup besar seiring jumlah penduduk yang terus bertambah. Untuk itu, Bank BTN terus memberikan kemudahan kepada calon nasabah KPR/KPA melalui berbagai inovasi pemasaran, salah satunya adalah menawarkan KPR From Home yang dapat di-bundling dengan fasilitas KPR/KPA Zero.

"Memanfaatkan fasilitas KPR/KPA Zero akan membantu calon nasabah dalam memperingan beban cicilan ditengah pandemi Covid-19 seperti sekarang ini. Sebab, calon nasabah hanya akan membayar bunga (grace period) dan bebas bayar pokok selama 2 tahun sehingga cicilan kredit bisa lebih ringan," pungkas Suryanti.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KPR Rumah Subsidi Bisa...
KPR Rumah Subsidi Bisa Dicicil hingga 40 Tahun, Bunga Tetap 5%
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
BRI KPR Solusi Promo...
BRI KPR Solusi Promo hingga Tenor 20 Tahun dan Bunga Mulai 2,50%, Makin Mudah Punya Properti Impian
BTN Tak Bagi Dividen...
BTN Tak Bagi Dividen Tahun Ini demi Mendukung Ekspansi Kredit
OJK Izinkan SLIK di...
OJK Izinkan SLIK di Bawah Rp1 Juta Ajukan KPR Subsidi, Begini Aturan Terbarunya
Townhouse Eksklusif...
Townhouse Eksklusif di Permata Hijau, KSO Quantum Lito Kerja Sama dengan BTN
Rumah Zakat Salurkan...
Rumah Zakat Salurkan Donasi BTN dan Pos Indonesia untuk Pemulihan Bencana Sumatera
Perkuat Akses Hunian...
Perkuat Akses Hunian Terjangkau, Ini Strategi BRI Jaga Kualitas Pembiayaan KPR Subsidi
Apakah KPR Rumah Termasuk...
Apakah KPR Rumah Termasuk Riba? Ini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat
Rekomendasi
Aktivis Pemuda Apresiasi...
Aktivis Pemuda Apresiasi Upaya Sinergi Komdigi Berantas Judol
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
Kejagung Terbitkan Sprindik...
Kejagung Terbitkan Sprindik Baru, Imigrasi Pastikan Pencekalan Febrie Adriansyah Tetap Berlaku
Berita Terkini
PLN EPI-eFUELS SEA Jajaki...
PLN EPI-eFUELS SEA Jajaki Pengembangan Rantai Pasok Hidrogen Hijau RI-Singapura
93 Proyek Hidrogen Siap...
93 Proyek Hidrogen Siap Dikembangkan di Indonesia, Nilainya Tembus Rp32 Triliun
Bos DJP soal Libatkan...
Bos DJP soal Libatkan Babinsa Awasi Pajak: Tak Perlu Digoreng-goreng
Bittime: Pasar Tokenisasi...
Bittime: Pasar Tokenisasi Aset RI Diramal Sentuh USD88 Miliar di 2030
Soal Peluang Harga Pertamax...
Soal Peluang Harga Pertamax Turun, Ditjen Migas: Belum Ada Pembahasan
Prediksi Ngeri Goldman...
Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
Infografis
Menelusuri Jejak 6 Kartel...
Menelusuri Jejak 6 Kartel Paling Kejam dalam Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved