Fintech Karya Anak Bangsa Beri Limit Hingga 15 Juta

Kamis, 15 April 2021 - 23:24 WIB
loading...
Fintech Karya Anak Bangsa...
JULO, menjadi fintech p2p lending (kredit digital) karya anak bangsa yang sudah hadir di Indonesia sejak tahun 2016. Menawarkan kredit online dengan limit sampai Rp15.000.000 dengan bunga mulai dari 0,1% per hari. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Kredit digital menjadi sebuah produk layanan dari platform teknologi finansial (tekfin) atau financial technology (fintech) yang sedang naik daun beberapa tahun belakangan ini. Terbukti dengan 135% pertumbuhan year-on-year rekening nasabah dan Rp155 triliun penyaluran pinjaman (OJK, December 2020). Dapat dikatakan, bahwa teknologi finansial ini menjadi alternatif dari layanan bank dan pembayaran konvensional.

Baca Juga: Rugikan Masyarakat, Pinjol Ilegal jadi Momok Industri Fintech

Salah satu layanan dari platform fintech yang kerap dicari masyarakat adalah kredit digital. Bagaimana tidak, tanpa perlu mengantri terlalu lama dan membawa banyak berkas, kini kredit bisa diajukan hanya dengan satu klik melalui gadget saja.

“JULO sebagai suatu platform fintech harus lebih mudah diakses bagi semua lapisan masyarakat, sehingga harapannya dapat mempercepat proses penyerapan kredit," ujar CEO and co-founder JULO, Adrianus Hitijahubessy.

JULO, menjadi fintech p2p lending (kredit digital) karya anak bangsa yang sudah hadir di Indonesia sejak tahun 2016. Menawarkan kredit online dengan limit sampai Rp15.000.000 dengan bunga mulai dari 0,1% per hari, JULO mengajak para peminjam dari seluruh Indonesia untuk memakai kredit digital dengan bijak.

Tidak hanya hadir sebagai ‘ pinjaman online ’, JULO menawarkan berbagai fitur layanan kredit digital. “Selain mencairkan pinjaman secara tunai, sekarang, limit kredit JULO juga dapat digunakan untuk transaksi di platform e-commerce, transfer dana, membayar listrik, BPJS Kesehatan; membeli pulsa dan paket data; hingga mengisi dompet digital,” ungkap Head of Marketing JULO, Mikhal Anindita.

JULO sudah berizin resmi dan penuh oleh (OJK) Otoritas Jasa Keuangan sejak Mei 2020, selain itu telah mengantongi sertifikasi keamanan data ISO 27001: 2013 sebagai fintech lending Indonesia. Dengan visi mencapai inklusi keuangan di seluruh Indonesia, JULO memberikan fasilitas kredit digital yang mudah diakses dan terjangkau kepada masyarakat yang belum mendapat akses dari bank konvensional.

“JULO lahir dan tumbuh di Indonesia untuk kemajuan masyarakat Indonesia sendiri. Kami terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan untuk dapat menjangkau lebih banyak masyarakat. Kami harap dengan adanya kredit digital JULO, semakin banyak orang menikmati kemudahan fasilitas kredit secara online baik untuk pinjaman tunai maupun transaksi digital,” ungkap Adrianus Hitijahubessy, CEO and co-founder JULO.

Baca Juga: Pondok Pesantren Sangat Berpotensi Kembangkan Fintech

Saat ini, JULO telah melayani lebih dari 350,000 Nasabah di 34 provinsi di seluruh Indonesia, dari Aceh sampai ke Papua. Tidak hanya itu, berbagai penghargaan sudah dikantongi JULO di tingkat nasional dan internasional, yaitu sebagai Pemenang Indonesia Fintech Festival (2016), Pemenang UN Fintech Challenge (2018), dan Pemenang Inclusive Fintech 50 (2019).

Head of Marketing JULO, Mikhal Anindita, mengungkapkan, “JULO berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik bagi nasabah di seluruh Indonesia. Di era digitalisasi saat ini, JULO menyadari beragamnya kebutuhan finansial masyarakat. Dengan adanya inovasi kredit digital JULO, kami ingin memberikan fasilitas kredit tunai dan nontunai yang mudah diakses melalui smartphone dengan biaya bersahabat.

"Kami juga berharap masyarakat dapat mempergunakan fasilitas kredit digital ini dengan bijak, tidak sekedar untuk kebutuhan konsumtif, namun juga untuk tujuan meningkatkan kualitas hidup seperti biaya pendidikan, renovasi rumah, dan biaya kesehatan," sambungnya.

Kredit digital JULO dapat diunduh di Play Store. Bagi para pengguna baru yang melakukan pengajuan sebelum tanggal 30 April 2021, kamu bisa mendapatkan cashback sebesar Rp 20.000 ketika pinjaman pertama cair, dengan kode referal: ADAJULO.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
RupiahCepat dan Bank...
RupiahCepat dan Bank DBS Kolaborasi Perluas Akses Pembiayaan
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
33 Bank Siap Gelontorkan...
33 Bank Siap Gelontorkan Kredit Rp178 Triliun ke Danantara, Buat Apa?
Tekan Risiko Turun Kelas,...
Tekan Risiko Turun Kelas, 51,8% Kelas Menengah Pisahkan Pos Pengeluaran
MNC Finance Bakal Tindak...
MNC Finance Bakal Tindak Tegas Pelanggaran Internal dan Eksternal dalam Proses Pembiayaan
Prabowo Minta Bunga...
Prabowo Minta Bunga PNM di Bawah 9%: Masa Orang Miskin Kena 24%
Perusahaan Kini Bisa...
Perusahaan Kini Bisa Dipidana, FIFGROUP Perketat Aturan Penagihan Sesuai KUHP Baru 2026
Kolaborasi Pembiayaan...
Kolaborasi Pembiayaan Umrah Inklusif Permudah Karyawan ke Tanah Suci
Kala Nelayan Perempuan...
Kala Nelayan Perempuan di Sumba Go Digital, Buktikan Perempuan Bisa Berdaya 
Rekomendasi
OTT di Muara Enim dan...
OTT di Muara Enim dan Jakarta, KPK Sita Uang Ratusan Juta
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Infografis
Indonesia-AS Teken Perjanjian...
Indonesia-AS Teken Perjanjian Dagang Resiprokal: Kabar Baik buat 4 Juta Buruh Tekstil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved