Mau Ikut Vaksin Gratis dari Prudential? Begini Cara Daftarnya
Sabtu, 17 April 2021 - 20:30 WIB
loading...
A
A
A
"Berkolaborasi dengan Kementerian Kesehatan, Dinas Kesehatan DKI Jakarta dan mitra rumah sakit, kami menargetkan untuk memberikan vaksin kepada lebih dari 45.000 orang selama periode yang ditetapkan. Kami harap kontribusi ini dapat membantu bangsa ini segera mencapai kekebalan kelompok dan keluar dari pandemi, yang sejalan dengan aspirasi kami untuk membantu mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih sehat dan sejahtera," ungkap Jens Reisch dalam pernyataan resminya, Sabtu (17/4/2021).
Sentra vaksinasi Prudential Indonesia juga siap untuk mendukung program vaksinasi tahap 3 dan 4 karena akan beroperasi sampai akhir 2021. Pemerintah sendiri telah menargetkan sebanyak 181,5 juta warga memperoleh vaksin Covid-19 dengan jumlah dosis mencapai 360 juta selama 15 bulan sejak program vaksinasi dimulai pada bulan Januari.
Baca Juga: Super Tajir! Raja Fesyen Mewah Dunia Ini Punya Harta Rp2.489 Triliun
Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin berharap gerakan vaksinasi Indonesia bisa terbangun dengan kemitraan-kemitraan. Gerakan ini perlu memperoleh dukungan dari berbagai pihak seperti pemerintah daerah, swasta, dan kelompok dengan berbagai latar belakang di Indonesia karena semakin banyak pihak yang terlibat. "Tujuan kekebalan kelompok akan cepat tercapai. Saya mengapresiasi Prudential Indonesia yang telah membantu pemerintah dalam mempercepat program vaksinasi nasional," ujarnya.
"Indonesia memiliki modal sosial yang besar, yaitu gotong royong dan saling mendukung. Saya percaya kita bisa menghadapi pandemi kalau kita bisa merajut modal sosial dari seluruh bangsa untuk mencapai tujuan bersama," lanjutnya.
Sentra vaksinasi Prudential Indonesia juga siap untuk mendukung program vaksinasi tahap 3 dan 4 karena akan beroperasi sampai akhir 2021. Pemerintah sendiri telah menargetkan sebanyak 181,5 juta warga memperoleh vaksin Covid-19 dengan jumlah dosis mencapai 360 juta selama 15 bulan sejak program vaksinasi dimulai pada bulan Januari.
Baca Juga: Super Tajir! Raja Fesyen Mewah Dunia Ini Punya Harta Rp2.489 Triliun
Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin berharap gerakan vaksinasi Indonesia bisa terbangun dengan kemitraan-kemitraan. Gerakan ini perlu memperoleh dukungan dari berbagai pihak seperti pemerintah daerah, swasta, dan kelompok dengan berbagai latar belakang di Indonesia karena semakin banyak pihak yang terlibat. "Tujuan kekebalan kelompok akan cepat tercapai. Saya mengapresiasi Prudential Indonesia yang telah membantu pemerintah dalam mempercepat program vaksinasi nasional," ujarnya.
"Indonesia memiliki modal sosial yang besar, yaitu gotong royong dan saling mendukung. Saya percaya kita bisa menghadapi pandemi kalau kita bisa merajut modal sosial dari seluruh bangsa untuk mencapai tujuan bersama," lanjutnya.
Lihat Juga :