Bisnis Real Estat Tekor, Alam Sutera Rugi Rp1 Triliun di 2020

Senin, 19 April 2021 - 12:29 WIB
loading...
Bisnis Real Estat Tekor,...
Sejumlah karyawan pulang menggunakan sepeda di salah pusat perkantoran kawasan Alam Sutera, Tangerang, Selasa (23/6/2020). Foto/Dok SINDOnews/Yorri Farli
A A A
JAKARTA - PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) mencatatkan kerugian sepanjang tahun 2020. Pada laporan keuangan tahunan, Perseroan mencatatkan rugi bersih sebesar Rp1,02 triliun dibanding tahun 2019 dengan laba sebesar Rp1,01 triliun.

Dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) , penjualan, pendapatan jasa dan usaha lain Perseroan di tahun 2020 tercatat sebesar Rp1,41 triliun atau turun 59,33 persen dari tahun sebelumnya sebesar Rp3,47 triliun, dengan rugi per saham dasar Rp52,30.

Adapun penjualan, pendapatan jasa dan usaha lainnya Perseroan terdiri atas real estat (tanah, rumah dan ruko, kios, apartemen, gedung perkantoran), jasa hospitality dan prasarana (pengelolaan kota, rekreasi dan olahraga, sewa dan fasilitasnya, lain-lain), pariwisata (tiket, restoran, sewa, lainnya) dan pendapatan lainnya.

Baca juga: REI Jawa Timur Gandeng BSI Genjot Pembiayaan Syariah untuk Properti

Real estat tercatat Rp1,08 triliun atau lebih rendah dari sebelumnya Rp2,96 triliun; jasa hospitality dan prasarana tercatat Rp299,62 miliar atau lebih rendah dari sebelumnya Rp350,69 miliar.

Pariwisata tercatat Rp29,10 miliar atau lebih rendah dari sebelumnya Rp160,99 miliar; pendapatan lainnya tercatat Rp373,57 juta atau lebih tinggi dari sebelumnya Rp1,97 miliar.

ASRI mencatatkan adanya penurunan beban pokok penjualan, pendapatan jasa dan usaha lainnya di tahun 2020 menjadi Rp816,69 miliar dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp1,27 triliun.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Free Float 15% Bakal...
Free Float 15% Bakal Kerek Daya Tarik Perusahaan di Mata Investor, Begini Kata BEI
Pjs Dirut BEI Sebut...
Pjs Dirut BEI Sebut Fundamental Pasar Saham RI Masih Bagus, Ini Buktinya
Penjelasan BEI soal...
Penjelasan BEI soal MSCI Turunkan Kasta Pasar Modal RI ke Frontier Market
HGII Perkuat Posisi...
HGII Perkuat Posisi di Segmen Hidro, Tulang Punggung EBT Nasional dalam RUPTL 2025–2034
Bursa Saham Merana Jelang...
Bursa Saham Merana Jelang Iduladha, IHSG Ditutup Longsor 1,23% ke 6.130
Sempat Merah di Awal...
Sempat Merah di Awal Sesi, IHSG Ditutup Menguat Tipis ke 6.206
Gurita Konsentrasi Saham...
Gurita Konsentrasi Saham dan Ujian Transparansi Bursa Kita
7.000 Liter Eco Enzyme...
7.000 Liter Eco Enzyme Dituang ke Sungai Cisadane, Raih Rekor MURI
Pemkot Tangerang, InJourney...
Pemkot Tangerang, InJourney Airports, dan Jasa Marga Garap Simpang Susun Kunciran
Rekomendasi
Tembus 40 Juta Views,...
Tembus 40 Juta Views, Adu Mekanik Sound Jadi Konten Paling Berkesan bagi Yongshun
Babak Pertama: Gol Ole...
Babak Pertama: Gol Ole Romeny Bawa Timnas Indonesia Ungguli Mozambik
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Berita Terkini
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Infografis
10 Miliarder India di...
10 Miliarder India di 2025, Paling Tajir Berharta Rp1.497 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved