PGN Rugi Rp3,7 Triliun Akibat Pajak, Kadin: Perlu Ditelisik BPK

Rabu, 21 April 2021 - 16:17 WIB
loading...
PGN Rugi Rp3,7 Triliun...
Foto/ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - PT Perusahaan Gas Negara Tbk atau PGN mencatatkan kerugian sebesar USD264,7 juta atau sekitar Rp3,7 triliun (kurs Rp14.000) pada tahun 2020. Salah satu pemicu kerugian itu adalah sengketa pajak PGN atas transaksi tahun pajak 2012 dan 2013.

( Baca juga: Win-win Solution, Langkah Tepat Menyelesaikan Sengketa Pajak PGN )

Wakil Ketua Kadin Bidang Industri Hulu dan Petrokimia Achmad Widjaja menuturkan, mengenai sengketa pajak itu merupakan urusan yang berbeda dari penutupan laporan keuangan tahun 2020.

“Mana ada rugi waktu penutupan. Laporan keuangan kan tahun 2020 mereka masih profit USD100 juta-an US. Kan tidak ada yang disebut rugi, namanya PGN dari dulu juga ga pernah rugi. Tapi, kalau isu kemarin kasus mengenai pajak ya urusannya lain lagi. Itu kan sangat kompleks untuk dibahas,” tuturnya dalam acara Market Review IDX Channel, Rabu (21/4/2021).

Menurut dia, PGN dirasa tidak mengalami kerugian saat penutupan laporan keuangan. Karena pendistribusian gas dinilai cukup jelas.

( Baca juga: Yunani Pinjamkan Sistem Pertahanan Udara Rudal Patriot pada Arab Saudi )

“Kalau disebut loss, saya tidak merasa bahwa ada kerugian. Karena semua gasnya dibeli, semuanya dijual, pelanggannya jelas, tagihannya jelas. Lalu, tidak boleh ada keterlambatan dan selama ini tidak ada pasal kompromi apa pun di PGN,” ujar Achmad.

Lanjutnya, jika memang PGN merugi perlu ada tim dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebagai auditor pemerintah yang melakukan pemeriksaan.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mendorong Standar Baru...
Mendorong Standar Baru Hilirisasi Nikel Berkelanjutan Tengah Tuntutan Global
Kadin Ungkap Nilai Dagang...
Kadin Ungkap Nilai Dagang Indonesia-Prancis Tembus USD1 Miliar di Kuartal I-2026
KADIN Net Zero Hub Perkenalkan...
KADIN Net Zero Hub Perkenalkan Arah Baru Percepat Dekarbonisasi Sektor Bisnis via Kolaborasi
Jaga Kesehatan Keuangan,...
Jaga Kesehatan Keuangan, Kadin Minta Perbankan Beri Keringanan Bunga Utang ke Pengusaha
MBG Butuh 700 Juta Telur,...
MBG Butuh 700 Juta Telur, Kadin Gaet Pengusaha China
Dunia Usaha Butuh Ketenangan...
Dunia Usaha Butuh Ketenangan dan Kepastian, Kadin Tolak Wacana Penahanan Restitusi Pajak
Salurkan Hewan Kurban...
Salurkan Hewan Kurban ke Seluruh Indonesia, AYP: Bukti Kepedulian Kadin ke Sesama
AYP Serahkan Hewan Kurban...
AYP Serahkan Hewan Kurban ke Musala An-Nur Bukit Duri
Rayakan HUT ke-61, PGN...
Rayakan HUT ke-61, PGN Gelar Sunatan Massal di Seluruh Wilayah Operasional
Rekomendasi
Daya Tarik Menarik Thailand:...
Daya Tarik Menarik Thailand: Eksplorasi Kota Bangkok dan Keindahan Pesisir Pattaya
FIFA Beri Lampu Hijau,...
FIFA Beri Lampu Hijau, Michael Oliver Pimpin Laga Belanda vs Swedia
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Berita Terkini
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
Bekasi Fajar Cetak Laba...
Bekasi Fajar Cetak Laba Rp30 Miliar, Targetkan Penjualan Lahan Rp600 Miliar
Pertamina Masuk Fortune...
Pertamina Masuk Fortune Southeast Asia 500, Cermin Kekuatan Ekonomi Nasional di Mata Dunia
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved