Bertahan di Tengah Wabah, Herwadi Alih Profesi Jadi Perajin Masker

Minggu, 19 April 2020 - 16:55 WIB
loading...
Bertahan di Tengah Wabah,...
Herwadi (39) tengah membuat masker di kediamannya, Desa Selage, perbatasan Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) baru-baru ini. Dok Humas BRI
A A A
JAKARTA - "Keberhasilan terbesar bukanlah karena pernah gagal, tetapi bangkit setiap mengalami kegagalan". Penggalan pepatah tersebut sering kita dengar dari para pelaku usaha yang berhasil menyintas di masa krisis dan mendorong mereka berpikir out of the box untuk menemukan peluang baru, hingga memperkuat kondisi finansial usaha mereka.

Hal ini agaknya juga mengilhami Herwadi salah seorang pedagang baju yang merupakan nasabah BRI, banting stir akibat penurunan omzet bisnis selama wabah Covid-19 terjadi di Indonesia. Ia menjadi perajin masker kain di Desa Selage, perbatasan Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Herwadi (39) memulai usahanya sebagai pembuat dan penjual masker sejak maret 2020 silam. Sebelumnya, sejak tahun 2005, Dia merupakan pedagang baju di Pasar Jelojo, Janapria Lombok Tengah dan Pasar Rarang Lombok Timur, NTB. Sejak adanya penyebaran COVID-19, omzet penjualan usahanya menurun drastis, sehingga Dia memutar otak untuk mempertahankan usaha, agar dapurnya tetap ngebul.

"Saya sudah tidak melakoni usaha jual pakaian jadi lagi, semenjak wabah Covid-19, pasar tempat saya berdagang ditutup sementara oleh pemerintah. Saya melihat peluang bisnis baru agar saya dan delapan orang pekerja saya tetap bisa hidup, kami membuat dan menjual masker untuk masyarakat di wilayah Lombok," jelas Herwadi.

Herwadi sendiri, saat ini mendapat pesanan pembuatan masker dari Pemerintah Kabupaten Lombok Timur sebanyak 10.000 lembar yang nantinya akan disalurkan oleh pemerintah kepada warga masyarakat di wilayah tersebut. Herwadi mengaku, bahwa ia menjual masker ini kepada pemerintah seharga Rp.3.500 per lembar.

"Dalam sehari saya membuat masker kurang lebih 1.000 lembar dengan tipe satu lapisan. Kami jual kepada pemerintah sebesar Rp.3.500 per lembar. Sebelumnya, kalo langsung dijual kepada broker atau tengkulak masker, biasanya saya memberikan harga Rp5.000 per lembar," ungkapnya.

Dalam 3 minggu belakangan, Herwadi telah berhasil meraup puluhan juta rupiah dari penjualan masker kepada broker besar di wilayah Lombok. Herwadi mengatakan, para broker biasa mengambil dalam jumlah yang cukup banyak, kisaran 1.000 lembar masker untuk sekali ambil. Pengambilan biasanya terjadi 1 hingga 2 hari sekali. Herwadi juga menambahkan, bahwa maskernya tidak hanya dipasarkan di Lombok Timur, namun juga dikirim ke berbagai kota lain, seperti Lombok Barat, dan Lombok Tengah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dari Medan hingga Jakarta,...
Dari Medan hingga Jakarta, Keseruan Nobar Piala Dunia 2026 Bersama BRI Satukan Kita!
BRI Hadirkan KKB Expo...
BRI Hadirkan KKB Expo Serentak di 131 Titik, Tawarkan Berbagai Promo Spesial untuk Masyarakat
Beli Properti Lebih...
Beli Properti Lebih Ringan? KPR BRI Solusi Jawabannya!
Kirim Uang ke Luar Negeri...
Kirim Uang ke Luar Negeri Lebih Hemat: Pakai BRImo dan Nikmati Cashback Rp50.000
Promo Spesial BRI Kartu...
Promo Spesial BRI Kartu Kredit: Jalan-Jalan Lebih Hemat Rp125.000 di tiket.com!
Solusi Cicilan Lebih...
Solusi Cicilan Lebih Ringan, Intip Keuntungan Pindah KPR ke BRI
Lowongan Kerja Bank...
Lowongan Kerja Bank BRI Juli 2026, Dibutuhkan Lulusan S1-S2 Berbagai Jurusan
BRI Wellness Experience...
BRI Wellness Experience 2026, Menjelajahi Wellness Garden Pertama dan Terbesar di Jantung Jakarta
Jangan Sampai Kehabisan!...
Jangan Sampai Kehabisan! Beli Tiket Indomaret Fun Run 2026 di BRImo, Langsung Diskon Rp 25 Ribu
Rekomendasi
Final Piala Dunia 2026:...
Final Piala Dunia 2026: Ribuan Suporter Terjebak Antrean
Messi Nyaris Celaka...
Messi Nyaris Celaka Jelang Final Piala Dunia 2026, Ditekel Rekan Setim
Berapa Banyak Jumlah...
Berapa Banyak Jumlah Tentara AS yang Tewas selama Perang Iran?
Berita Terkini
MengEmaskan Indonesia,...
MengEmaskan Indonesia, Wamenaker Jadi Saksi Keunggulan Manajerial Pegadaian
Produksi CPO RI Capai...
Produksi CPO RI Capai 53 Juta Ton, Hilirisasi Sawit Perlu Dipercepat
Tinggalkan Jas dan Dasi,...
Tinggalkan Jas dan Dasi, Pekerja Kantoran di Jepang Boleh Pakai Celana Pendek dan Kaus Oblong
BI: Penyerapan Tenaga...
BI: Penyerapan Tenaga Kerja RI Melambat di Triwulan II 2026
JTrust Bank Gandeng...
JTrust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko Dukung Pembinaan Atlet Nasional
Ekonom Beberkan Utang...
Ekonom Beberkan Utang Pemerintah Indonesia, Nilainya Tembus Segini
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved