Berinvestasi Sekaligus Berdampak Sosial Mulai Merebak

Sabtu, 24 April 2021 - 00:34 WIB
loading...
A A A
"Ekosistem sudah siap mendukung. Hanya yang belum terpenuhi adalah yang fokus di penanganangan ekonomi sirkulasi. Itu tantangannya di mana kita bisa mendorong lebih banyak lagi startup yang fokus di circular ekonomi," ujarnya.

Menurut Tauhid, strategi yang dikembangkan Enviu berupa pendanaan dan pendampingan berhasil membawa startup sukses. Ia menyebut, secara normatif hanya 10% startup yang sukses. Namun berdasarkan track record Enviu yang secara global berdiri sejak 2004, survival rate startup yang dibimbing Enviu sekitar 80%.

Enviu sendiri fokus di sirkular ekonomi yang mendorong perubahan pengolahan sampah platik. Bagaimana mengubah recycling menjadi reuse.

"Indonesia negara kedua terbesar penyumbang sampah plastik terbesar di dunia. Faktanya dari semua sampah yang dibuang ke tempat sampah itu hanya 9% didaur ulang. Mayoritasnya miss manage, dibakar atau dibuang di lingkungan misal ke sungai atau laut. Kami melihat perlu ada inovasi, tidak hanya improve sistem yang sudah ada, didaur ulang kami improve lagi. Kita buat value change lebih efisien," kata dia.

Partner Patamar Capital Dondi Hananto juga menegaskan komitmen investasi pada impact investing. Menurut Dondi, Patamar yang sudah berinvestasi di Asia, Indonesia masuk dalam portofolio kedua setelah India. Ke depan, porsi investasi akan lebih banyak ke Indonesia.

"Sejak kami mulai 2012-2013, ekosistem bisnis rintisan di Indonesai selama delapan tahun, perkembangannya jauh lebih baik. Ekosistem, banyak program inkubator yang mendukung bisnis di fase awal. Pendanaan sudah tersedia. Dibanding Filipina dan Vietnam, jauh berbeda. Hal yang sama juga dari sisi regulasi. Indonesia lebih baik dari Vietnam," tutur Dondi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Langkah Membumi 2026...
Langkah Membumi 2026 Dimulai, Hadirkan Program Sustainability yang Lebih Pop untuk Anak Muda
Aksi Bersih dan Penghijauan...
Aksi Bersih dan Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
Enlit Asia-Electricity...
Enlit Asia-Electricity Connect 2026 Kembali Digelar, Bidik Investor Potensial Kembangkan Energi Bersih
Inovasi FAME dan Eceng...
Inovasi FAME dan Eceng Gondok Antar Pertamina Patra Niaga Raih Proper Emas
Jaga Standar Lingkungan,...
Jaga Standar Lingkungan, Adaro Kembali Sabet Proper Emas dari KLH
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Raih Proper Emas dan Tujuh Hijau
Brigjen Pol Irhamni:...
Brigjen Pol Irhamni: Kolaborasi Aparat Penegak Hukum Jadi Kunci Jerat Mafia Lingkungan
Indonesia-Singapura...
Indonesia-Singapura Teken MoU Jaga Lingkungan Hidup
Indonesia Berkomitmen...
Indonesia Berkomitmen dalam Transisi Energi Melindungi Lingkungan dan Pekerja
Rekomendasi
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Infografis
7 Dosa Kebijakan Nicolas...
7 Dosa Kebijakan Nicolas Maduro: Akar Kehancuran Ekonomi dan Sosial Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved