Ada Permintaan Dispensasi Santri Boleh Mudik, Awas! Kesannya Jadi Engga Serius

Sabtu, 24 April 2021 - 14:56 WIB
loading...
Ada Permintaan Dispensasi...
Pengamat Transportasi mengatakan ,apabila pemerintah terlalu banyak memberikan dispensasi seperti permintaan Santri boleh mudik. Maka kesannya pemerintah tidak serius untuk mengurangi penyebaran Covid-19. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Pemerintah tegas melarang masyarakat mudik Lebaran pada periode 6-17 Mei 2021. Namun ada permintaan, khusus santri yang sedang mondok di pesantren akan dikecualikan dan diizinkan untuk mudik Lebaran .

Juru Bicara Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan, Wakil Presiden Ma'ruf Amin meminta agar para santri mendapatkan dispensasi pada larangan mudik tahun ini. Sehingga para santri bisa pulang ke rumahnya masing-masing setelah menuntut ilmu di bulan ramadhan.

Baca Juga: Mudik Lebaran Dilarang, Wapres Minta para Santri Dikecualikan

Menyikapi itu, Pengamat Transportasi Publik Unika, Soegijapranata Djoko Setijowarno mengatakan ,apabila pemerintah terlalu banyak memberikan dispensasi. Maka kesannya pemerintah tidak serius untuk mengurangi penyebaran Covid-19 di saat mudik.

"Banyak pihak sudah sepakat, sampai-sampai pengusaha bus yang terdampak besar mau mentaati pemerintah," ujar dia dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (24/4/2021).

Baca Juga: Gubernur Khofifah Beri Kelonggaran Santri Berlebaran di Kampung Halaman

Akan tetapi, kata dia, saat ini tiba-tiba ada permintaan dispensasi dari penguasa. Hal ini nantinya akan banyak pihak yang meminta dispensasi.

Kemudian, lanjut dia, sangat disayangkan apabila nanti Ketua MPR, Ketua DPR serta para ketua partai minta dispensasi tersebut. "Jadi apa gunanya aturan yang sudah dibuat susah-susah. Cabut saja semua aturan mudik yang sudah dibuat, karena nanti terlalu banyak dispensasi yang diminta," ungkap dia.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IMAC Film Festival Sukses...
IMAC Film Festival Sukses Angkat Ekosistem Industri Kreatif Film Tanah Air
Lirik Potensi Properti...
Lirik Potensi Properti di Sumatera, BTN Ajak Santri di Pekanbaru Jadi Developer
Kalangan Santri Diajak...
Kalangan Santri Diajak Terapkan Ekonomi Sirkular
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Perempuan, Santri Ganjar Latih Membuat Batik Tulis
Program Santri Makmur...
Program Santri Makmur Lahirkan Proyek Pertanian Bernilai Ekonomi
Dirikan Perusahaan,...
Dirikan Perusahaan, Santri ini Sukses Geluti Bisnis Perpipaan
Sari Yuliati Minta Kasus...
Sari Yuliati Minta Kasus Pembakaran Santri di Lombok Diusut Tuntas
PBNU: Segelintir Kasus...
PBNU: Segelintir Kasus Kekerasan Seksual Tak Mewakili Wajah Pesantren
Bidik Basis Santri Jawa...
Bidik Basis Santri Jawa Timur, Partai Perindo Resmi Lantik Cak Jaz sebagai Ketua DPW
Rekomendasi
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
50 Tokoh Pasang Badan...
50 Tokoh Pasang Badan untuk Roy Suryo, Din Syamsuddin dan Oegroseno Ikut Jadi Penjamin
UNJ Gelar Pesta Rakyat...
UNJ Gelar Pesta Rakyat 2026, Perkuat Semangat Kampus Berdampak dan Bereputasi Global
Berita Terkini
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos Sepanjang IHSG Sepekan
Terungkap 2 Alasan di...
Terungkap 2 Alasan di Balik Pemadaman Bergilir Pulau Jawa, Dirut PLN Minta Maaf
Infografis
Permintaan Masih Stabil,...
Permintaan Masih Stabil, Harga Telur Naik Jadi Rp31 Ribu/Kg
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved