Menoropong 5 Tren Transportasi di Masa Depan
Minggu, 25 April 2021 - 04:48 WIB
loading...
Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Polana B. Pramesti mengungkapkan, ada lima tren transportasi di masa depan. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), Polana B. Pramesti mengungkapkan, ada lima tren transportasi di masa depan. Tren tersebut untuk membantu mengatasi kemacetan dan mengurangi kerusakan lingkungan.
Menurut dia, tren pertama yakni kendaraan listrik. Di mana Indonesia baru memulai tren ini pada tahun lalu, akan tetapi banyak negara di dunia yang sudah sedari lama menerapkan kendaraan listrik.
"Jadi dengan semakin padatnya perkotaan dan semakin mengkhawatirkannya kualitas lingkungan, maka kendaraan listrik bisa dilakukan," ujar dia dalam webinar Kemenhub, Sabtu (24/4/2021).
Baca Juga: Mudik Dilarang, Pengusaha Ritel hingga Transportasi Akan Diberikan Insentif
Kemudian, kata dia, kedua, tren mobility on demand yaitu dengan menjadikan kendaraan pribadi sebagai transportasi bersama. Tercatat sudah mulai diterapkan melalui ojek online dan taksi online.
"Tren ini akan mengurangi trafik kendaraan di jalan, mengurangi penggunaan lahan parkir dan mengurangi polusi dari kendaraan," ungkap dia.
Lalu, tren ketiga yakni autonomous driving atau kendaraan tanpa pengemudi. Di Indonesia saat ini memang belum dikembangkan, namun sejumlah negara di dunia sudah melakukan riset.
Menurut dia, tren pertama yakni kendaraan listrik. Di mana Indonesia baru memulai tren ini pada tahun lalu, akan tetapi banyak negara di dunia yang sudah sedari lama menerapkan kendaraan listrik.
"Jadi dengan semakin padatnya perkotaan dan semakin mengkhawatirkannya kualitas lingkungan, maka kendaraan listrik bisa dilakukan," ujar dia dalam webinar Kemenhub, Sabtu (24/4/2021).
Baca Juga: Mudik Dilarang, Pengusaha Ritel hingga Transportasi Akan Diberikan Insentif
Kemudian, kata dia, kedua, tren mobility on demand yaitu dengan menjadikan kendaraan pribadi sebagai transportasi bersama. Tercatat sudah mulai diterapkan melalui ojek online dan taksi online.
"Tren ini akan mengurangi trafik kendaraan di jalan, mengurangi penggunaan lahan parkir dan mengurangi polusi dari kendaraan," ungkap dia.
Lalu, tren ketiga yakni autonomous driving atau kendaraan tanpa pengemudi. Di Indonesia saat ini memang belum dikembangkan, namun sejumlah negara di dunia sudah melakukan riset.
Lihat Juga :