Gandeng Pemkot Tangerang, Anak Usaha PLN Sulap Sampah jadi Bahan Bakar PLTU
Minggu, 25 April 2021 - 18:01 WIB
loading...
A
A
A
Jumputan tersebut diolah melalui Teknologi Biodrying atau melalui Teknologi Maggot. Teknologi Biodrying adalah dekomposisi zat organik secara parsial dengan memanfaatkan panas yang dihasilkan oleh mikroorganisme dibantu aerasiuntuk menghilangkan kelembaban. Teknologi maggot adalah dekomposisi zat organik dengan memanfaatkan belatung lalat Black Soldier Fly (BSF).
Saat ini, uji coba cofiring biomassa bahan bakar jumputan padat memanfaatkan pengolahan sampah dengan skala riset 5 ton/ hari. Jumlah tersebut harapannya dapat terus berkembang sesuai dengan uji coba yang dilakukan.
Baca juga: Pahami, Jangan Sembarangan Buang Sampah Elektronik
Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama IP, M. Ahsin Sidqi mengatakan, perseroan terus melakukan pengembangan program cofiring di berbagai lokasi mulai dari Bali, Jeranjang, Suralaya dan terus tumbuh di pembangkit lainnya. PLN berencana untuk dapat melakukan cofiring pada 52 lokasi PLTU batu bara eksisting sampai dengan tahun 2024.
"Sinergi Pemerintah Kota Tangerang dan Indonesia Power lewat cofiring diharap membawa berkah dan kemajuan bersama. Kerja baik harus diwujudkan segera. Walaupun kapasitas olah sampah saat ini baru 5 ton perhari diharapkan akan terus tumbuh dan mampu menyuplai 100 ton perhari," ungkap Ahsin. Adapun PLN menargetkan peningkatan kapasitas EBT menjadi 16 Giga Watt (GW) pada tahun 2024.
Saat ini, uji coba cofiring biomassa bahan bakar jumputan padat memanfaatkan pengolahan sampah dengan skala riset 5 ton/ hari. Jumlah tersebut harapannya dapat terus berkembang sesuai dengan uji coba yang dilakukan.
Baca juga: Pahami, Jangan Sembarangan Buang Sampah Elektronik
Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama IP, M. Ahsin Sidqi mengatakan, perseroan terus melakukan pengembangan program cofiring di berbagai lokasi mulai dari Bali, Jeranjang, Suralaya dan terus tumbuh di pembangkit lainnya. PLN berencana untuk dapat melakukan cofiring pada 52 lokasi PLTU batu bara eksisting sampai dengan tahun 2024.
"Sinergi Pemerintah Kota Tangerang dan Indonesia Power lewat cofiring diharap membawa berkah dan kemajuan bersama. Kerja baik harus diwujudkan segera. Walaupun kapasitas olah sampah saat ini baru 5 ton perhari diharapkan akan terus tumbuh dan mampu menyuplai 100 ton perhari," ungkap Ahsin. Adapun PLN menargetkan peningkatan kapasitas EBT menjadi 16 Giga Watt (GW) pada tahun 2024.
(ind)
Lihat Juga :