Luhut Sebut Malang Punya Daya Tarik Besar Gaet Investor
Senin, 26 April 2021 - 23:00 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Luhut, di wilayah Malang Raya, keberadaan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang ada di wilayah tersebut menjadi tulang punggung perputaran ekonomi. Pelaku UMKM tersebut, harus didorong untuk tumbuh memanfaatkan platform digital. "Sinergi adalah sesuatu yang baik, dan perlu didorong kedepannya. Sementara sektor UMKM, itu merupakan tulang punggung perekonomian, dan harus dihidupkan melalui platform digital," kata Luhut.
Dalam pertemuan yang dihadiri oleh Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko, Wali Kota Malang Sutiaji, Bupati Malang M Sanusi, dan perwakilan investor di wilayah Malang Raya tersebut, ditujukan untuk pemaparan potensi yang ada di wilayah Malang Raya kepada Menko Marves. Beberapa hal yang dibahas dalam pertemuan tersebut, diantaranya adalah pelebaran jalan Pendem-Batu, dan pembangunan kereta gantung yang merupakan mega proyek di wilayah Kota Batu.
Baca Juga: Keluar Kota Diperketat, Begini Kondisi Terkini di Bandara
Sementara di Kota Malang, beberapa poin yang dibahas adalah potensi pariwisata perkotaan, yang dikemas dalam konsep kampung tematik, wisata heritage, serta wisata edukasi, dan inovasi. Kunjungan wisatawan di Kota Malang selama pandemi COViD-19, anjlok 66 persen. Pada wilayah Kabupaten Malang, beberapa potensi yang dibahas antara lain adalah perkembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari, potensi sektor pertanian, perkebunan dan perikanan. Salah satu kendala yang dihadapi Pemerintah Kabupaten Malang terkait potensi sektor pertanian, dan perikanan tersebut, adalah perlunya pabrik pengolahan, dan akses untuk pasar ekspor.
Dalam pertemuan yang dihadiri oleh Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko, Wali Kota Malang Sutiaji, Bupati Malang M Sanusi, dan perwakilan investor di wilayah Malang Raya tersebut, ditujukan untuk pemaparan potensi yang ada di wilayah Malang Raya kepada Menko Marves. Beberapa hal yang dibahas dalam pertemuan tersebut, diantaranya adalah pelebaran jalan Pendem-Batu, dan pembangunan kereta gantung yang merupakan mega proyek di wilayah Kota Batu.
Baca Juga: Keluar Kota Diperketat, Begini Kondisi Terkini di Bandara
Sementara di Kota Malang, beberapa poin yang dibahas adalah potensi pariwisata perkotaan, yang dikemas dalam konsep kampung tematik, wisata heritage, serta wisata edukasi, dan inovasi. Kunjungan wisatawan di Kota Malang selama pandemi COViD-19, anjlok 66 persen. Pada wilayah Kabupaten Malang, beberapa potensi yang dibahas antara lain adalah perkembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari, potensi sektor pertanian, perkebunan dan perikanan. Salah satu kendala yang dihadapi Pemerintah Kabupaten Malang terkait potensi sektor pertanian, dan perikanan tersebut, adalah perlunya pabrik pengolahan, dan akses untuk pasar ekspor.
(nng)
Lihat Juga :