Erick Thohir Mau Beli Peternakan Sapi di Belgia, Ada Pengusaha Muda di Belakangnya
Selasa, 27 April 2021 - 15:46 WIB
loading...
A
A
A
Dalam situasi seperti ini, Sekretaris Jenderal Dewan Tani Indonesia (DTI) itu melanjutkan, membuat peternak memberi pakan yang membuat sapi tidak tumbuh sesuai standar industri di bawah standar. Rata-rata sapi dipotong sebelum waktunya.
"Oleh karena itu, BUMN dan juga pengusaha-pengusaha nasional punya kemampuan secara teknologi untuk bisa membangun peternakan yang kompetitif di dalam negeri bukan hanya berbasis pada peternakan rakyat," ungkapnya.
Baca Juga: Erick Berencana Beli Peternakan Sapi di Belgia, Anggota DPR: Itu Solusi Jangka Pendek
Dengan demikian, kata Anggawira, maka pembelian peternakan di luar negeri perlu dilakukan secara hati-hati dan perhitungan yang matang. Kementerian BUMN perlu melibatkan lembaga pengawasan agar tidak ada kesalahan perhitungan. Lembaga pengawasan yang dimaksud seperti Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
"Tidak ada masalah jika BUMN ingin membeli peternakan di luar negeri. Namun, perlu ada penyusunan kebijakan yang akurat dan sah," tuturnya.
"Oleh karena itu, BUMN dan juga pengusaha-pengusaha nasional punya kemampuan secara teknologi untuk bisa membangun peternakan yang kompetitif di dalam negeri bukan hanya berbasis pada peternakan rakyat," ungkapnya.
Baca Juga: Erick Berencana Beli Peternakan Sapi di Belgia, Anggota DPR: Itu Solusi Jangka Pendek
Dengan demikian, kata Anggawira, maka pembelian peternakan di luar negeri perlu dilakukan secara hati-hati dan perhitungan yang matang. Kementerian BUMN perlu melibatkan lembaga pengawasan agar tidak ada kesalahan perhitungan. Lembaga pengawasan yang dimaksud seperti Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
"Tidak ada masalah jika BUMN ingin membeli peternakan di luar negeri. Namun, perlu ada penyusunan kebijakan yang akurat dan sah," tuturnya.
(akr)
Lihat Juga :