Kejar Target Produksi Migas di 2030 RI Butuh Investasi Rp2.618 T
Rabu, 28 April 2021 - 14:01 WIB
loading...
A
A
A
Meski begitu, dia mengakui masih ada tantangan yang harus diatasi untuk menarik investasi di sektor hulu migas. Diantaranya rumitnya perizinan, tumpang tindih peraturan pusat dan daerah, sistem fiskal yang dianggap terlalu rumit, hingga hambatan di daerah operasional yang jauh dari jangkauan infrastruktur.
Baca Juga: Tidak Takut Siapapun, Debt Collector Ini Tantang Polisi Datangi Kantornya
"Upaya mencapai 1 juta BPOD dan 12 BSCFD memerlukan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat agar kegiatan di lapangan bisa berjalan lancar dan efektif," jelasnya.
Menurut dia, Indonesia masih memiliki potensi yang besar di sektor hulu migas. Dari 128 cekungan hidrokarbon yang dimiliki, baru 20 cekungan yang diproduksi, dan 27 cekungan lainnya sudah ditemukan namun belum diproduksi. Selain itu, ada 13 cekungan belum ada temuan dan 68 cekungan yang belum dibuktikan keberadaannya.
"Hal ini menunjukkan potensi masih sangat besar namun kita sadari bahwa industri migas membutuhkan investasi yang besar, teknologi yang tinggi, risiko yang tinggi, dan persaingan antar negara yang makin meningkat," tandasnya.
Baca Juga: Tidak Takut Siapapun, Debt Collector Ini Tantang Polisi Datangi Kantornya
"Upaya mencapai 1 juta BPOD dan 12 BSCFD memerlukan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat agar kegiatan di lapangan bisa berjalan lancar dan efektif," jelasnya.
Menurut dia, Indonesia masih memiliki potensi yang besar di sektor hulu migas. Dari 128 cekungan hidrokarbon yang dimiliki, baru 20 cekungan yang diproduksi, dan 27 cekungan lainnya sudah ditemukan namun belum diproduksi. Selain itu, ada 13 cekungan belum ada temuan dan 68 cekungan yang belum dibuktikan keberadaannya.
"Hal ini menunjukkan potensi masih sangat besar namun kita sadari bahwa industri migas membutuhkan investasi yang besar, teknologi yang tinggi, risiko yang tinggi, dan persaingan antar negara yang makin meningkat," tandasnya.
(fai)
Lihat Juga :