Bisnis Properti Menggeliat, LPKR Pede Pendapatan Akan Melesat
Rabu, 28 April 2021 - 17:10 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah telah menerbitkan serangkaian insentif untuk mendorong industri properti bertumbuh di tengah pandemi Covid-19 . Langkah pemerintah tersebut terbukti mampu menggairahkan pasar properti di Tanah Air, di mana sejumlah emiten properti tercatat mampu mendongkrak kinerjanya meskipun masih dalam masa pandemi.
Mengenai hal tersebut, PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) meyakini bahwa tahun ini menjadi tahun yang baik untuk sektor properti. Meskipun di tengah situasi pandemi Covid-19, LPKR yakin bahwa fundamental permintaan masyarakat yang ingin membeli rumah perdana sangat baik.
CEO Lippo Karawaci, John Riady menuturkan, pihaknya melihat dari hasil penjualan tahun lalu dan juga awal tahun ini demand terbesar adalah untuk rumah tapak. Bahkan saat peluncuran proyek baru, berhasil ludes terjual dalam hitungan jam. “Di tahun ini kami memproyeksikan pertumbuhan kami 30 persen dibandingkan tahun 2020,” ujar John, Rabu (28/4/2021).
Baca juga: Tujuh Hari Beruntun India Catat Rekor Kematian dan Kasus COVID-19
John menambahkan, sebelum adanya insentif pajak dari pemerintah yang diberikan kepada konsumen properti, LPKR telah membukukan kinerja positif. Pada kuartal I-2021, LPKR berhasil membukukan marketing sales Rp1,31 triliun, melesat 86 persen year-on-year (yoy) dibandingkan Rp703 miliar pada kuartal I-2020. Penjualan pada kuartal I/2021 didorong oleh klaster rumah tapak segmen kelas menengah yang mewakili 63 persen dari total penjualan.
Mengenai hal tersebut, PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) meyakini bahwa tahun ini menjadi tahun yang baik untuk sektor properti. Meskipun di tengah situasi pandemi Covid-19, LPKR yakin bahwa fundamental permintaan masyarakat yang ingin membeli rumah perdana sangat baik.
CEO Lippo Karawaci, John Riady menuturkan, pihaknya melihat dari hasil penjualan tahun lalu dan juga awal tahun ini demand terbesar adalah untuk rumah tapak. Bahkan saat peluncuran proyek baru, berhasil ludes terjual dalam hitungan jam. “Di tahun ini kami memproyeksikan pertumbuhan kami 30 persen dibandingkan tahun 2020,” ujar John, Rabu (28/4/2021).
Baca juga: Tujuh Hari Beruntun India Catat Rekor Kematian dan Kasus COVID-19
John menambahkan, sebelum adanya insentif pajak dari pemerintah yang diberikan kepada konsumen properti, LPKR telah membukukan kinerja positif. Pada kuartal I-2021, LPKR berhasil membukukan marketing sales Rp1,31 triliun, melesat 86 persen year-on-year (yoy) dibandingkan Rp703 miliar pada kuartal I-2020. Penjualan pada kuartal I/2021 didorong oleh klaster rumah tapak segmen kelas menengah yang mewakili 63 persen dari total penjualan.
Lihat Juga :