Kartu Prakerja, Antara Menambah Skill Atau Mengincar Dana Tunai?
Jum'at, 22 Mei 2020 - 07:23 WIB
loading...
A
A
A
Dengan anggaran sebesar Rp20 triliun, yang diantaranya Rp5,6 triliun untuk "sekadar" pelatihan, maka pemerintah jadi terkesan hanya membagi-bagi anggaran untuk platform digital tanpa alat ukur yang jelas tentang efektivitas pelaksanaan hasil dari pelatihan.
"Memang betul, antusiasme dari masyarakat luar biasa, dengan sudah mengantre 1,4 juta pendaftar. Tapi perlu dikaji, pendaftar ini memang ingin menambah skill yang ditawarkan oleh platform digital ini atau sekadar mengincar dana tunai Rp600 ribu per bulan selama 4 bulan?, tanyanya.
Dengan perkembangan yang ada, ketika pemerintah terus melanjutkan desain dan model Program Kartu Prakerja, yang sudah akan masuk ke batch 4, menurutnya wajar kalau kemudian timbul pertanyaan.
"Dalam program kartu prakerja ini, siapa yang sedang cari kerja? Yang sedang cari kerja, masyarakat atau platform digital? Mari jangan lelah dalam memberikan masukan terbaik kepada pemerintah untuk kebaikan masyarakat dan bangsa," pungkas Ajib.
"Memang betul, antusiasme dari masyarakat luar biasa, dengan sudah mengantre 1,4 juta pendaftar. Tapi perlu dikaji, pendaftar ini memang ingin menambah skill yang ditawarkan oleh platform digital ini atau sekadar mengincar dana tunai Rp600 ribu per bulan selama 4 bulan?, tanyanya.
Dengan perkembangan yang ada, ketika pemerintah terus melanjutkan desain dan model Program Kartu Prakerja, yang sudah akan masuk ke batch 4, menurutnya wajar kalau kemudian timbul pertanyaan.
"Dalam program kartu prakerja ini, siapa yang sedang cari kerja? Yang sedang cari kerja, masyarakat atau platform digital? Mari jangan lelah dalam memberikan masukan terbaik kepada pemerintah untuk kebaikan masyarakat dan bangsa," pungkas Ajib.
(bon)
Lihat Juga :