Kombinasikan Desa Wisata dan Digitalisasi Produk Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno Yakin Perekonomian Sabang Akan Segera Pulih
Minggu, 02 Mei 2021 - 14:07 WIB
loading...
A
A
A
Bubur itu katanya menjadi sajian utama ketika berbuka puasa di Masjid Sultan, Singapura. "Dan ternyata semuanya kembali kepada kearifan lokal, yaitu buah kelapa," imbuh Sandiaga Uno. Selanjutnya adalah anyaman dan eco print berbahan daun jati yang diproduksi oleh pengrajin Desa Wisata Aneuk Alot.
Seluruhnya telah memanfaatkan kearifan lokal yang dikemas menjadi produk ekonomi kreatif bernilai jual. "Tapi yang terpenting adalah mengangkat para pengrajin UMKM ini masuk ke dalam platform digital. Jadi saya harapkan UMKM ini punya toko-toko online dan mulai mendigitalisasi proses mereka dalam berusaha," ungkapnya bersemangat.
Menyimak pemaparan Sandiaga Uno, Wali Kota Sabang Nazaruddin mengaku teringat era keemasan Kota Sabang. Ketika itu, Kota Sabang menjadi gerbang keberangkatan seluruh jemaah haji asal Indonesia. Mereka yang hendak berangkat haji katanya menjalani karantina selama beberapa pekan. Dengan begitu, seluruh produk ekonomi kreatif laku terjual, roda perekonomian di Kota Sabang pun berputar cepat.
Baca Juga: Sandiaga Ingin Giatkan Wisatawan Muslim di Indonesia
"Oleh karena itu saya pikir, kita-kita ini nggak boleh kalah dengan pendahulu kita, mengingat Sabang seperti yang saya sampaikan tadi, dan dengan kehadiran Bapak Menteri saya berharap Sabang bisa kembali seperti masa lalu," ungkap Nazaruddin. "Ini harapan kami masyarakat Sabang agar semua produk-produk ekonomi kreatif daerah kami akan berjalan dengan lebih baik dibandingkan dengan para pendahulu kita," tambahnya.
Seluruhnya telah memanfaatkan kearifan lokal yang dikemas menjadi produk ekonomi kreatif bernilai jual. "Tapi yang terpenting adalah mengangkat para pengrajin UMKM ini masuk ke dalam platform digital. Jadi saya harapkan UMKM ini punya toko-toko online dan mulai mendigitalisasi proses mereka dalam berusaha," ungkapnya bersemangat.
Menyimak pemaparan Sandiaga Uno, Wali Kota Sabang Nazaruddin mengaku teringat era keemasan Kota Sabang. Ketika itu, Kota Sabang menjadi gerbang keberangkatan seluruh jemaah haji asal Indonesia. Mereka yang hendak berangkat haji katanya menjalani karantina selama beberapa pekan. Dengan begitu, seluruh produk ekonomi kreatif laku terjual, roda perekonomian di Kota Sabang pun berputar cepat.
Baca Juga: Sandiaga Ingin Giatkan Wisatawan Muslim di Indonesia
"Oleh karena itu saya pikir, kita-kita ini nggak boleh kalah dengan pendahulu kita, mengingat Sabang seperti yang saya sampaikan tadi, dan dengan kehadiran Bapak Menteri saya berharap Sabang bisa kembali seperti masa lalu," ungkap Nazaruddin. "Ini harapan kami masyarakat Sabang agar semua produk-produk ekonomi kreatif daerah kami akan berjalan dengan lebih baik dibandingkan dengan para pendahulu kita," tambahnya.
(nng)
Lihat Juga :