Tenant Mal Banjir Pembeli Jelang Lebaran, Tarif Sewa Bakal Naik?
Senin, 03 Mei 2021 - 11:11 WIB
loading...
Suasana pusat perbelanjaan terlihat sepi di kawasan Jakarta Selatan, Sabtu (17/4/2021). Foto/SINDOnews/Eko Purwanto
A
A
A
JAKARTA - Kinerja sektor ritel sedang kembali menggeliat pada periode ramadan tahun ini dan diprediksi bisa terus meningkat saat lebaran menyusul adanya kebijakan larangan mudik.
Senior Associate Director Research Colliers International Indonesia Ferry Salanto mengatakan, setelah lebaran para pemilik tempat bisa menganalisa kinerja dari para penyewanya. Jika dianggap dalam beberapa bulan penjualan beberapa tenant sudah mulai stabil, maka insentif maupun diskon sewa bisa ditinjau kembali.
“Setelah Ramadan dan Idul Fitri, retailer bisa menganalisa kinerja mereka. Jika dalam beberapa bulan setelah Ramadan dan Idul Fitri angka penjualan dianggap tetap stabil, insentif atau diskon yang diberikan oleh pengembang kepada retailer dapat ditinjau kembali, sehingga sewa-menyewa dapat kembali normal,” ujarnya kepada MNC Portal Indonesia, Senin (3/5/2021).
Baca juga: Ritel Tahun Ini Bisa Bangkit dari Kubur, Ini Syaratnya
Akan tetapi, bagi tenant dengan segmen tertentu, ada baiknya pemilik tempat memberikan kebijakan yang fleksibel khususnya bagi retailer atau penyewa tempat yang masih harus berusaha keras untuk meningkatkan penjualanya.
“Namun, bagi retailer di segmen tertentu yang terus berjuang untuk meningkatkan penjualan, pengembang dapat tetap fleksibel dalam hal sewa-menyewa dan service charge yang dibayarkan,” jelasnya.
Sementara itu, lanjut Ferry, bagi beberapa tenant yang akan menyewa tempat momen lebaran dan puasa ramadan merupakan waktu yang tepat. Pasalnya, pada saat ramadan dan lebaran menawarkan peluang yang lebih besar dalam menghasilkan keuntungan dari penjualan.
Senior Associate Director Research Colliers International Indonesia Ferry Salanto mengatakan, setelah lebaran para pemilik tempat bisa menganalisa kinerja dari para penyewanya. Jika dianggap dalam beberapa bulan penjualan beberapa tenant sudah mulai stabil, maka insentif maupun diskon sewa bisa ditinjau kembali.
“Setelah Ramadan dan Idul Fitri, retailer bisa menganalisa kinerja mereka. Jika dalam beberapa bulan setelah Ramadan dan Idul Fitri angka penjualan dianggap tetap stabil, insentif atau diskon yang diberikan oleh pengembang kepada retailer dapat ditinjau kembali, sehingga sewa-menyewa dapat kembali normal,” ujarnya kepada MNC Portal Indonesia, Senin (3/5/2021).
Baca juga: Ritel Tahun Ini Bisa Bangkit dari Kubur, Ini Syaratnya
Akan tetapi, bagi tenant dengan segmen tertentu, ada baiknya pemilik tempat memberikan kebijakan yang fleksibel khususnya bagi retailer atau penyewa tempat yang masih harus berusaha keras untuk meningkatkan penjualanya.
“Namun, bagi retailer di segmen tertentu yang terus berjuang untuk meningkatkan penjualan, pengembang dapat tetap fleksibel dalam hal sewa-menyewa dan service charge yang dibayarkan,” jelasnya.
Sementara itu, lanjut Ferry, bagi beberapa tenant yang akan menyewa tempat momen lebaran dan puasa ramadan merupakan waktu yang tepat. Pasalnya, pada saat ramadan dan lebaran menawarkan peluang yang lebih besar dalam menghasilkan keuntungan dari penjualan.
Lihat Juga :