IHSG Rebound, Investor Harus Tetap Waspada Jelang Lebaran
Selasa, 04 Mei 2021 - 10:30 WIB
loading...
IHSG dibuka menguat. Foto/Dok SINDOphoto/Yorri Farli
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di zona hijau pada pembukaan perdagangan pagi hari ini (4/5/2021). Indeks tercatat menguat 0,23 persen berada di level 5.966.
Head of Research Henan Putihrai Sekuritas Robertus Yanuar Hardy mengungkapkan, hari ini IHSG masih mencoba untuk rebound dari pelemahan hari kemarin. Diketahui, IHSG sepanjang sepekan terakhir terutama hari kemarin mengalami pelemahan yang cukup signifikan.
“Boleh dibilang sepanjang sepekan terakhir atau hari kemarin terutama ada penurunan yang cukup signifikan dan kemarin juga udah ada beberapa emiten yang melaporkan kinerja keuangannya, serta nilai inflasi yang sepertinya masih sesuai dengan estimasi,” ungkapnya dalam acara Market Opening IDX Channel, Selasa (4/5/2021).
Baca juga: Kembali ke Zona Hijau, IHSG Dibuka Naik 13 Poin ke 5.966
Namun, Robertus menjelaskan, investor masih harus waspada sebab sudah mau mendekati libur Lebaran. Di mana, memang secara musiman dan sejarah ada penurunan nilai transaksi di momen tersebut. Di sisi lain, kata dia, adanya fenomena Sell in May and Go Away tidak cukup signifikan mempengaruhi pergerakan IHSG.
Head of Research Henan Putihrai Sekuritas Robertus Yanuar Hardy mengungkapkan, hari ini IHSG masih mencoba untuk rebound dari pelemahan hari kemarin. Diketahui, IHSG sepanjang sepekan terakhir terutama hari kemarin mengalami pelemahan yang cukup signifikan.
“Boleh dibilang sepanjang sepekan terakhir atau hari kemarin terutama ada penurunan yang cukup signifikan dan kemarin juga udah ada beberapa emiten yang melaporkan kinerja keuangannya, serta nilai inflasi yang sepertinya masih sesuai dengan estimasi,” ungkapnya dalam acara Market Opening IDX Channel, Selasa (4/5/2021).
Baca juga: Kembali ke Zona Hijau, IHSG Dibuka Naik 13 Poin ke 5.966
Namun, Robertus menjelaskan, investor masih harus waspada sebab sudah mau mendekati libur Lebaran. Di mana, memang secara musiman dan sejarah ada penurunan nilai transaksi di momen tersebut. Di sisi lain, kata dia, adanya fenomena Sell in May and Go Away tidak cukup signifikan mempengaruhi pergerakan IHSG.
Lihat Juga :