Dukung 14 BUMN Go Public, Hipmi Dorong Sinergi BUMN dengan Pengusaha Lokal
Selasa, 04 Mei 2021 - 13:59 WIB
loading...
Ketua Umum Hipmi Mardani H. Maming. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP Hipmi) Mardani H. Maming mendukung langkah Menteri BUMN Erick Thohir, yang akan melakukan penawaran umum saham perdana BUMN ke publik atau IPO sebanyak 14 perusahaan BUMN.
Menurut dia, seluruh sektor dan perusahaan pelat merah yang akan melakukan IPO berpotensi meningkatkan kapitalisasi pasar di Bursa Efek Indonesia (BEI).
"Dengan adanya tambahan dana dari IPO ke perusahaan dan anak usaha BUMN akan berpengaruh positif, terlebih jika dana hasil IPO digunakan untuk ekspansi bisnis dan meningkatkan value perusahaan BUMN itu sendiri ," ujar Maming, dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (4/5/2021).
Baca juga: Erick Thohir Angkat Direksi Baru Pertamina, Ini Dia Profilnya
Dia melanjutkan, perusahaan-perusahaan tersebut berpeluang untuk meningkatkan kinerja harga sahamnya pasca IPO karena penetapan IPO-nya menarik bagi pelaku pasar untuk melakukan akumulasi. Dipastikan pasca IPO harga sahamnya melonjak dan membuat investor tertarik pada saham-saham tersebut.
"Tidak hanya lokal, saham-saham BUMN calon Tbk tersebut juga bakal diminati investor asing. Asalkan, BUMN tersebut berbisnis dengan baik, termasuk isu lingkungan dan memberikan nilai tambah," ucapnya.
Menurut dia, langkah tersebut bagus untuk meningkatkan kinerja dalam jangka panjang secara berkesinambungan. Selain itu, Ia menilai rencana BUMN dan anak usaha BUMN masuk BEI melalui mekanisme IPO akan memperkuat daya saing perusahaan pelat merah tersebut.
Menurut dia, seluruh sektor dan perusahaan pelat merah yang akan melakukan IPO berpotensi meningkatkan kapitalisasi pasar di Bursa Efek Indonesia (BEI).
"Dengan adanya tambahan dana dari IPO ke perusahaan dan anak usaha BUMN akan berpengaruh positif, terlebih jika dana hasil IPO digunakan untuk ekspansi bisnis dan meningkatkan value perusahaan BUMN itu sendiri ," ujar Maming, dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (4/5/2021).
Baca juga: Erick Thohir Angkat Direksi Baru Pertamina, Ini Dia Profilnya
Dia melanjutkan, perusahaan-perusahaan tersebut berpeluang untuk meningkatkan kinerja harga sahamnya pasca IPO karena penetapan IPO-nya menarik bagi pelaku pasar untuk melakukan akumulasi. Dipastikan pasca IPO harga sahamnya melonjak dan membuat investor tertarik pada saham-saham tersebut.
"Tidak hanya lokal, saham-saham BUMN calon Tbk tersebut juga bakal diminati investor asing. Asalkan, BUMN tersebut berbisnis dengan baik, termasuk isu lingkungan dan memberikan nilai tambah," ucapnya.
Menurut dia, langkah tersebut bagus untuk meningkatkan kinerja dalam jangka panjang secara berkesinambungan. Selain itu, Ia menilai rencana BUMN dan anak usaha BUMN masuk BEI melalui mekanisme IPO akan memperkuat daya saing perusahaan pelat merah tersebut.
Lihat Juga :