Investor Asing Mau Bikin Peternak Sapi di Indonesia, Erick Thohir: Kita Welcome
Selasa, 04 Mei 2021 - 23:22 WIB
loading...
Menteri Badan Usaha Milik Negera (BUMN), Erick Thohir mengatakan, kalau investor mau buka peternakan sapi di Indonesia, kita welcome. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah membuka peluang bagi investor luar negeri untuk mengembangkan bisnis peternakan sapi di Indonesia. Langkah itu dinilai bisa mendorong sistem teknologi bagi peternak sapi lokal.
Baca Juga: Mengintip Persiapan Erick Thohir Beli Peternakan Sapi di Belgia
Menteri Badan Usaha Milik Negera (BUMN), Erick Thohir menyebut, investasi tersebut tetap dikoordinasikan Kementerian Investasi atau Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Dimana, pemerintah sangat terbuka dengan hal tersebut.
"Kalau investor mau buka peternakan sapi di Indonesia, kita welcome, tinggal bicara dengan Menteri Investasi, mereka mau invest di sini, sangat terbuka," ujar Erick Thohir di Jakarta, Selasa (4/5/2021).
Dalam realisasinya, investor bisa memilih menjalankan bisnisnya secara mandiri atau menjatuhkan pilihan dengan menggandeng perusahaan pelat merah dan para peternak sapi lokal. "Apakah mau kerja sama dengan BUMN atau berdiri sendiri, atau membantu peternak sapi, lebih bagus lagi," katanya.
Baca Juga: Mengintip Persiapan Erick Thohir Beli Peternakan Sapi di Belgia
Menteri Badan Usaha Milik Negera (BUMN), Erick Thohir menyebut, investasi tersebut tetap dikoordinasikan Kementerian Investasi atau Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Dimana, pemerintah sangat terbuka dengan hal tersebut.
"Kalau investor mau buka peternakan sapi di Indonesia, kita welcome, tinggal bicara dengan Menteri Investasi, mereka mau invest di sini, sangat terbuka," ujar Erick Thohir di Jakarta, Selasa (4/5/2021).
Dalam realisasinya, investor bisa memilih menjalankan bisnisnya secara mandiri atau menjatuhkan pilihan dengan menggandeng perusahaan pelat merah dan para peternak sapi lokal. "Apakah mau kerja sama dengan BUMN atau berdiri sendiri, atau membantu peternak sapi, lebih bagus lagi," katanya.
Lihat Juga :