Masih Resesi, Insentif PPnBM Dinilai Tak Mampu Dongkrak Konsumsi
Rabu, 05 Mei 2021 - 22:44 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Institute for Development of Economics and Finance (Indef) menilai berbagai kebijakan pemerintah dalam mendorong konsumsi masyarakat sepanjang awal 2021 belum menunjukkan hasil signifikan.
Hal itu disampaikan langsung oleh Direktur Indef Tauhid Ahmad. Menurutnya belum menunjukkan hasil yang signifikan itu terlihat dari capaian konsumsi rumah tangga yang masih kontraksi 2,23%.
Baca juga:Calon PNS Harus Punya 8 Kriteria Ini Biar Lolos
Kemudian, lanjut dia, salah satu insentif yang tidak terlalu memberikan dampak bagi konsumsi rumah tangga adalah pembebasan pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM). Insentif itu sudah digulirkan sejak awal tahun.
"Maka itu beberapa insentif perlu dipertanyakan. Pertama untuk kelompok menengah ke atas ternyata tidak mendorong konsumsi jauh lebih tinggi. Terutama sejak pembebasan PPnBM selama 3 bulan di awal tahun kemarin itu," ujar dia dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (5/5/2021).
Hal itu disampaikan langsung oleh Direktur Indef Tauhid Ahmad. Menurutnya belum menunjukkan hasil yang signifikan itu terlihat dari capaian konsumsi rumah tangga yang masih kontraksi 2,23%.
Baca juga:Calon PNS Harus Punya 8 Kriteria Ini Biar Lolos
Kemudian, lanjut dia, salah satu insentif yang tidak terlalu memberikan dampak bagi konsumsi rumah tangga adalah pembebasan pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM). Insentif itu sudah digulirkan sejak awal tahun.
"Maka itu beberapa insentif perlu dipertanyakan. Pertama untuk kelompok menengah ke atas ternyata tidak mendorong konsumsi jauh lebih tinggi. Terutama sejak pembebasan PPnBM selama 3 bulan di awal tahun kemarin itu," ujar dia dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (5/5/2021).
Lihat Juga :