Olah 300 Ton Limbah Setiap Hari, PPLI: Industri Tinggal Tidur Nyenyak

Kamis, 06 Mei 2021 - 11:13 WIB
loading...
Olah 300 Ton Limbah...
Dalam sehari, PPLI mampu mengelola rata-rata 300 ton limbah. Foto/SINDOnews/Oktiani Endarwati
A A A
BOGOR - Limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) memerlukan cara penanganan yang lebih khusus dibandingkan limbah yang bukan B3. Limbah B3 perlu diolah, baik secara fisik, biologi, maupun kimia agar tidak merusak dan membahayakan.

Hal ini menjadi komitmen PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI) sebagai penyedia jasa lingkungan terkemuka di Indonesia. PPLI telah beroperasi sejak tahun 1994 dalam menyediakan jasa pengumpulan daur ulang, pengolahan dan pembuangan limbah B3 dan limbah non B3.

Dalam sehari, PPLI mampu mengelola rata-rata 300 ton limbah yang berasal limbah industri di Indonesia. Namun jumlah tersebut masih kurang dibandingkan dengan jumlah limbah B3 yang dihasilkan di Indonesia.

"Sumber limbah di sini dari Sabang sampai Merauke dari seluruh Indonesia. Jadi kita pernah mengambil dari Aceh, pernah mengambil dari Papua, kita ambil semua limbah di industri Indonesia," ujar Manager Humas PPLI Arum Pusposari dalam kegiatan media tour di fasilitas pengelolaan limbah terpadu PPLI, Cileungsi, Bogor, Jawa Barat, Rabu (5/5/2021).

Baca juga: Kelola Limbah Medis, PPLI Kembangkan 2 Teknologi Baru

Sebelum limbah diterima, sampel dikumpulkan dan dianalisis di laboratorium PPLI untuk menentukan metode penanganan dan proses pengolahan yang tepat untuk bahan limbah pelanggan.

Pelanggan PPLI berasal berbagai macam sektor, diantaranya perusahaan minyak dan gas, perusahaan jasa minyak dan gas, perusahaan pertambangan, industri pulp dan kertas, industri tekstil, industri plastik, industri otomotif, industri elektronik, industri makanan dan minuman, industri kesehatan dan perhotelan, industri kimia, dan lainnya.

Pabrik yang terletak di Bogor, Jawa Barat ini memiliki luas sekitar 60 hektar yang terdiri dari 70% area operasional dan sisanya untuk kantor dan laboratorium.

"Setelah kita lakukan pengambilan sampel dari pelanggan untuk diketahui penanganannya seperti apa, kita timbang apakah sesuai dengan perjanjian awal dengan pelanggan lalu masuk ke tempat penyimpanan. Kalau sama, kita bisa langsung proses pengolahan," jelas Arum.

Baca juga: Sektor Industri Tumbuh Masih Minus, Janji Agus: Ini yang Terakhir

Sebagai perusahaan layanan pengelolaan limbah total, PPLI juga telah mengembangkan perlakuan khusus untuk aliran limbah yang sulit termasuk pada baterai litium, lampu merkuri, transformasi PCB, aki, bahan perusak ozon, pengurangan asbes, dan bahan kimia laboratorium.

Untuk tempat penimbunan akhir (TPA) ramah lingkungan modern limbah berbahaya dan tidak berbahaya PPLI direkayasa dan dioperasikan oleh para profesional untuk memenuhi standar Indonesia, Bank Dunia, US-EPA, dan UE. PPLI juga bertanggung jawab atas penutupan lokasi penimbunan akhir dan perawatan pasca penutupan hingga 30 tahun.

"Jadi bagi industri mereka tinggal tidur nyenyak. Karena ketika mereka sudah punya kontrak dengan PPLI, kita ambil limbah mereka, kita kelola di sini, kita bertanggung jawab kepada limbah tersebut. Tidak hanya ketika kita selesai mengelola, tapi kita bertanggung jawab 30 tahun setelah PPLI tutup," jelas Arum.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketika Sampah Menjadi...
Ketika Sampah Menjadi Sumber Daya, Strategi Sirkular Lippo Karawaci
Pemanfaatan Geosintetik...
Pemanfaatan Geosintetik dalam Pembangunan Pabrik BioCNG® Ramah Lingkungan Pertama di Tapung Hilir
Dari Earth Day ke Every...
Dari Earth Day ke Every Day, Masyarakat Diajak Kelola E-Waste lewat Gadget for Good
Kendalikan Limbah PLTU,...
Kendalikan Limbah PLTU, IWIP Ubah Fly Ash Jadi Bahan Konstruksi
Optimalisasi Limbah...
Optimalisasi Limbah Sawit Mampu Perkuat Ketahanan Ekonomi Nasional
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Sulap Limbah Pertanian Jadi Produk Bernilai Ekonomi
Acer Gandeng 50 Sekolah...
Acer Gandeng 50 Sekolah Kelola Sampah Elektronik
Dari Limbah Pantai Jadi...
Dari Limbah Pantai Jadi Cuan: Kayu Laut Disulap Menjadi Kerajinan Ekspor
PPLI Pamerkan Teknologi...
PPLI Pamerkan Teknologi Pengelolaan Limbah Terpadu di The 2nd Indonesia-Japan Environment Week
Rekomendasi
Ombudsman Mengaku Dihalang-halangi...
Ombudsman Mengaku Dihalang-halangi saat Sidak Lapas Kelas IIA Cibinong
Pesan AHY ke Praja IPDN:...
Pesan AHY ke Praja IPDN: Kesetiaan ASN Adalah kepada Bangsa dan Konstitusi
Pramono Dampingi Megawati...
Pramono Dampingi Megawati Hadiri Bung Karno Festival di Taman Proklamasi
Berita Terkini
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos Sepanjang IHSG Sepekan
Terungkap 2 Alasan di...
Terungkap 2 Alasan di Balik Pemadaman Bergilir Pulau Jawa, Dirut PLN Minta Maaf
Jangan Sampai Lolos!...
Jangan Sampai Lolos! BRI Consumer Expo 2026 Makassar Hadirkan Promo Gila-gilaan dari Rumah, Mobil, sampai Tiket Liburan
Infografis
7 Alasan Tidak Boleh...
7 Alasan Tidak Boleh Konsumsi Mi Instan Setiap Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved