Pengembara Digital Bisa Santai Tapi Produktif di Lavaya Residence
Kamis, 06 Mei 2021 - 21:14 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Senang Ngantor di Pulau Dewata, Sandi Ajak Pengusaha dan Profesional Bekerja dari Bali
Dengan banyaknya wisatawan yang menjadikan Bali sebagai ‘rumah kedua’, bisnis properti di Bali diyakininya akan tumbuh. Nathalia optimis ekonomi Bali akan segera bangkit lewat penciptaan lapangan kerja serta penyerapan tenaga kerja seluas-luasnya.
“Bali menawarkan gaya hidup yang sehat, kuliner terjangkau juga propertinya yang dalam kondisi baik. Ini adalah faktor bahwa Bali segera bergerak dan bangkit kembali,” papar Nathalia.
Konstruksi kondominium Lavaya Residence dan Resort sendiri sudah mencapai 85% dan akan diserahterimakan kepada pembeli pada akhir tahun ini. Di atas lahan 2,3 hektare, proyek terdiri dari hunian setinggi lima lantai sebanyak 402 unit. Harganya mulai Rp1,9 miliar per unit.
Sepanjang bulan Mei, pengembang bekerja sama dengan Bank BTN menawarkan promo bebas biaya KPR, subsidi bunga dan bebas biaya administrasi bank. “Uang muka 5 persen bisa dicicil 12 bulan,” terangnya.
Seluruh unit dilengkapi perabotan (fully furnish) dan penyewaanya dipasarkan oleh Travelio sehingga jangkauan potensi sewanya lebih menarik dan luas. Harga sewa unit di Lavaya Residence dan Resort berkisar mulai Rp750.000 sampai Rp1.600.000 per hari, atau Rp9.000.000-Rp 20.000.000 per bulan.
“Kami bekerja sama dengan Travelio yang memang pengelola apartemen dan hotel spesialis unit fully furnished berstandarisasi. Unit kami bisa disewa oleh para digital nomad baik harian, bulanan atau tahunan melalui platform online berupa situas web dan aplikasi. Pemilik unit tinggal terima passive income saja,” pungkas Nathalia.
Dengan banyaknya wisatawan yang menjadikan Bali sebagai ‘rumah kedua’, bisnis properti di Bali diyakininya akan tumbuh. Nathalia optimis ekonomi Bali akan segera bangkit lewat penciptaan lapangan kerja serta penyerapan tenaga kerja seluas-luasnya.
“Bali menawarkan gaya hidup yang sehat, kuliner terjangkau juga propertinya yang dalam kondisi baik. Ini adalah faktor bahwa Bali segera bergerak dan bangkit kembali,” papar Nathalia.
Konstruksi kondominium Lavaya Residence dan Resort sendiri sudah mencapai 85% dan akan diserahterimakan kepada pembeli pada akhir tahun ini. Di atas lahan 2,3 hektare, proyek terdiri dari hunian setinggi lima lantai sebanyak 402 unit. Harganya mulai Rp1,9 miliar per unit.
Sepanjang bulan Mei, pengembang bekerja sama dengan Bank BTN menawarkan promo bebas biaya KPR, subsidi bunga dan bebas biaya administrasi bank. “Uang muka 5 persen bisa dicicil 12 bulan,” terangnya.
Seluruh unit dilengkapi perabotan (fully furnish) dan penyewaanya dipasarkan oleh Travelio sehingga jangkauan potensi sewanya lebih menarik dan luas. Harga sewa unit di Lavaya Residence dan Resort berkisar mulai Rp750.000 sampai Rp1.600.000 per hari, atau Rp9.000.000-Rp 20.000.000 per bulan.
“Kami bekerja sama dengan Travelio yang memang pengelola apartemen dan hotel spesialis unit fully furnished berstandarisasi. Unit kami bisa disewa oleh para digital nomad baik harian, bulanan atau tahunan melalui platform online berupa situas web dan aplikasi. Pemilik unit tinggal terima passive income saja,” pungkas Nathalia.
(akr)
Lihat Juga :