Jelang Lebaran, Pertamina Jamin Stok BBM dan Elpiji Aman di Sulawesi
Jum'at, 07 Mei 2021 - 19:30 WIB
loading...
Executive GM Regional Sulawesi PT Pertamina, Rama Suhut meninjau stok BBM, elpji dan avtur jelang lebaran Idul Fitri di Terminal Bahan Bakar Minyak Pertamina Region VII Sulawesi, Makassar, Jumat (7/5). Foto: SINDOnews/Maman Sukirman
A
A
A
MAKASSAR - PT Pertamina Regional Sulawesi memastikan ketersediaan stok bahan bakar minyak (BBM) , elpiji dan avtur jelang lebaran Idul Fitri di Regional Sulawesi aman.
Executive GM Regional Sulawesi PT Pertamina (Persero) , Rama Suhut menjelaskan, untuk memastikan seluruh stok BBM, elpiji dan avtur aman, pihaknya telah membentuk satgas dalam memantau seluruh pergerakan distribusi dan ketersediaan stok bagi masyarakat di area Sulawesi.
Baca juga:Beasiswa Pertamina Sobat Bumi Sasar Mahasiswa Asal Wilayah Operasi PT Pertamina
Dia menyebutkan, berdasarkan prediksi konsumsi produk BBM , elpiji dan avtur terhitung 26 April sampai 30 Mei, jika melihat dari tren penjualan untuk konsumsi gasoline seperti premium dan pertamax series akan mengalami kenaikan 3,5% dibandingkan harian normal. Di mana, dari konsumsi rata-rata normal di kisaran 6,799 kilo liter (kl) meningkat menjadi 7,039 kl selama Ramadhan dan Idul Fitri .
Sementara, untuk konsumsi elpiji juga mengalami kenaikan baik PSO maupun non-PSO menjadi 5,3%, dari konsumsi harian rata-rata1,848 metrik ton (MT) menjadi 1,946 MT.
Executive GM Regional Sulawesi PT Pertamina (Persero) , Rama Suhut menjelaskan, untuk memastikan seluruh stok BBM, elpiji dan avtur aman, pihaknya telah membentuk satgas dalam memantau seluruh pergerakan distribusi dan ketersediaan stok bagi masyarakat di area Sulawesi.
Baca juga:Beasiswa Pertamina Sobat Bumi Sasar Mahasiswa Asal Wilayah Operasi PT Pertamina
Dia menyebutkan, berdasarkan prediksi konsumsi produk BBM , elpiji dan avtur terhitung 26 April sampai 30 Mei, jika melihat dari tren penjualan untuk konsumsi gasoline seperti premium dan pertamax series akan mengalami kenaikan 3,5% dibandingkan harian normal. Di mana, dari konsumsi rata-rata normal di kisaran 6,799 kilo liter (kl) meningkat menjadi 7,039 kl selama Ramadhan dan Idul Fitri .
Sementara, untuk konsumsi elpiji juga mengalami kenaikan baik PSO maupun non-PSO menjadi 5,3%, dari konsumsi harian rata-rata1,848 metrik ton (MT) menjadi 1,946 MT.
Lihat Juga :