Jelang Lebaran, Pertamina Jamin Stok BBM dan Elpiji Aman di Sulawesi
Jum'at, 07 Mei 2021 - 19:30 WIB
loading...
A
A
A
Demikian pula penggunaan avtur mengalami kenaikan 9,2% dari penggunaan harian 696 KL menjadi 760 KL selama Ramadhan dan Idul Fitri (RAFI).
“Untuk konsumsi tertinggi gasoline selama RAFI diprediksi mulai terjadi pada 25 Mei dengan volume sebesar 9,404 kl atau naik sebesar 38% dibandingkan konsumsi normal. Estimasi selama masa satgas RAFI terjadi kenaikan dengan persentase konsumsi gasoline sebesar 3,5% atau 7.039 kl per hari terhadap konsumsi normal harian di angka 6,799 kl,” ujarnya dalam sesi press conference kesiapan satgas RAFI 2021, Pertamina Regional Sulawesi, via virtual, Jumat (7/05/2021), didampingi Region Manager Retail Sales Pertamina Sulawesi, Aribawa, Region Manager Supply & Distribution Pertamina Sulawesi Hari Purnomo dan Region Manager Corporate, Operations & Services, Sandi Ali Rahman.
Baca juga:Pemilik Sah, Pertamina Siapkan Aset di Pasar Minggu untuk Kepentingan Negara
Rama Suhut menuturkan, untuk konsumsi elpiji PSO diprediksi tertinggi terjadi pada tanggal Kamis 6 Mei dengan volume sebesar 1.759 MT atau naik sebesar 4% dibandingkan konsumsi normal. Begitu pula pada elpiji non PSO, konsumsi tertinggi diprediksi terjadi pada tanggal 18 Mei dengan volume sebesar 203 MT atau naik sebesar 25% dibandingkan konsumsi normal.
Rama menyebutkan, demi memaksimalkan layanan, pihaknya melakukan build up stock titik-titik SPBU yang menjadi jalur utama wisata dan jauh dari supply point, memastikan stok produk BBM dan elpiji dalam kondisi aman baik di terminal BBM maupun terminal LPG.
“Untuk konsumsi tertinggi gasoline selama RAFI diprediksi mulai terjadi pada 25 Mei dengan volume sebesar 9,404 kl atau naik sebesar 38% dibandingkan konsumsi normal. Estimasi selama masa satgas RAFI terjadi kenaikan dengan persentase konsumsi gasoline sebesar 3,5% atau 7.039 kl per hari terhadap konsumsi normal harian di angka 6,799 kl,” ujarnya dalam sesi press conference kesiapan satgas RAFI 2021, Pertamina Regional Sulawesi, via virtual, Jumat (7/05/2021), didampingi Region Manager Retail Sales Pertamina Sulawesi, Aribawa, Region Manager Supply & Distribution Pertamina Sulawesi Hari Purnomo dan Region Manager Corporate, Operations & Services, Sandi Ali Rahman.
Baca juga:Pemilik Sah, Pertamina Siapkan Aset di Pasar Minggu untuk Kepentingan Negara
Rama Suhut menuturkan, untuk konsumsi elpiji PSO diprediksi tertinggi terjadi pada tanggal Kamis 6 Mei dengan volume sebesar 1.759 MT atau naik sebesar 4% dibandingkan konsumsi normal. Begitu pula pada elpiji non PSO, konsumsi tertinggi diprediksi terjadi pada tanggal 18 Mei dengan volume sebesar 203 MT atau naik sebesar 25% dibandingkan konsumsi normal.
Rama menyebutkan, demi memaksimalkan layanan, pihaknya melakukan build up stock titik-titik SPBU yang menjadi jalur utama wisata dan jauh dari supply point, memastikan stok produk BBM dan elpiji dalam kondisi aman baik di terminal BBM maupun terminal LPG.
Lihat Juga :