Pembangunan Smelter Freeport, MIND ID Masih Diskusi dengan Tsingshan
Sabtu, 08 Mei 2021 - 21:12 WIB
loading...
A
A
A
Sehingga, pembangunan smelter untuk PTFI ini bisa segera rampung tepat waktu. Adapun target pembangunan smelter ada di tahun 2023. "Setelah lebaran semoga ini bisa diputuskan dimana. Dua duanya punya kurang lebihnya masing masing," jelasnya.
Namun, jika kerjasama dengan Tsingshan tak terwujud maka PTFI masih bisa berfokus merampungkan proyek smelter di JIIPE, Gresik, Jawa Timur. Pasalnya, saat tawaran dari Tsingshan datang, proyek smelter di Gresik tetap berjalan terus. “Semuanya kita lakukan outstanding, kalaupun missed di Tsingshan kan masih bisa di JIIPE, kita lanjutkan saja di JIIPE," kata Orias.
Baca juga: Larangan Mudik Gairahkan Ekonomi DKI, Perputaran Uang Bisa Lampaui Rp1,25 T Saat Libur Lebaran
Sekedar informasi, rencana pembangunan smelter di Weda Bay memiliki kapasitas sebesar 2,4 juta ton dengan biaya sekitar USD2,5 miliar. Sedangkan untuk kapasitas smelter Freeport di Gresik awalnya direncanakan sebesar 2 juta ton dengan investasi sekitar USD3 miliar.
Namun, dalam beberapa waktu belakangan kapasitasnya dipangkas menjadi 1,7 juta ton. Sedangkan 300.000 ton lainnya ditutupi melalui pengembangan smelter tembaga eksisting di PT Smelting.
Namun, jika kerjasama dengan Tsingshan tak terwujud maka PTFI masih bisa berfokus merampungkan proyek smelter di JIIPE, Gresik, Jawa Timur. Pasalnya, saat tawaran dari Tsingshan datang, proyek smelter di Gresik tetap berjalan terus. “Semuanya kita lakukan outstanding, kalaupun missed di Tsingshan kan masih bisa di JIIPE, kita lanjutkan saja di JIIPE," kata Orias.
Baca juga: Larangan Mudik Gairahkan Ekonomi DKI, Perputaran Uang Bisa Lampaui Rp1,25 T Saat Libur Lebaran
Sekedar informasi, rencana pembangunan smelter di Weda Bay memiliki kapasitas sebesar 2,4 juta ton dengan biaya sekitar USD2,5 miliar. Sedangkan untuk kapasitas smelter Freeport di Gresik awalnya direncanakan sebesar 2 juta ton dengan investasi sekitar USD3 miliar.
Namun, dalam beberapa waktu belakangan kapasitasnya dipangkas menjadi 1,7 juta ton. Sedangkan 300.000 ton lainnya ditutupi melalui pengembangan smelter tembaga eksisting di PT Smelting.
(ind)
Lihat Juga :