Gerah Dikabarkan Suntik Bank Aladin, Alfamart Buka Suara
Senin, 10 Mei 2021 - 09:19 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Gara-gara ramai dikabarkan akan menyuntik dana ke PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK), PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) , pemilik gerai Alfamart , gerah juga. Manajemen perseroan akhirnya buka suara, bahwa penerbitan saham baru lebih ditujukan untuk menambah modal dalam rangka kerja sama bisnis pada umumnya.
Sumber Alfaria Trijaya akan melakukan penambahan modal melalui penerbitan saham dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue. Emiten pemilik gerai Alfamart ini direncanakan menerbitkan sebanyak-banyaknya 5 miliar saham.
Baca juga:Kepak Mata Uang Garuda Hari Ini Didorong Data Buruk Tenaga Kerja AS
Nominal rights issue yang akan dilakukan Alfamart sebesar Rp10 per saham. Aksi korporasi ini dilakukan untuk mengembangkan kegiatan usaha, salah satunya melakukan kegiatan investasi pada perusahaan teknologi.
Financial Plan & Reporting Manager Sumber Alfaria Trijaya, Lana Pudjianto mengatakan, kerja sama strategis antara perseroan dengan PT Bank Aladin Syariah Tbk saat ini seperti halnya kerja sama dengan perusahaan-perusahaan mitra bisnis lainnya merupakan kerja sama bisnis umum. Jadi tak ada aksi khusus berupa penyuntikan dana seperti yang ramai diberitakan.
Sumber Alfaria Trijaya akan melakukan penambahan modal melalui penerbitan saham dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue. Emiten pemilik gerai Alfamart ini direncanakan menerbitkan sebanyak-banyaknya 5 miliar saham.
Baca juga:Kepak Mata Uang Garuda Hari Ini Didorong Data Buruk Tenaga Kerja AS
Nominal rights issue yang akan dilakukan Alfamart sebesar Rp10 per saham. Aksi korporasi ini dilakukan untuk mengembangkan kegiatan usaha, salah satunya melakukan kegiatan investasi pada perusahaan teknologi.
Financial Plan & Reporting Manager Sumber Alfaria Trijaya, Lana Pudjianto mengatakan, kerja sama strategis antara perseroan dengan PT Bank Aladin Syariah Tbk saat ini seperti halnya kerja sama dengan perusahaan-perusahaan mitra bisnis lainnya merupakan kerja sama bisnis umum. Jadi tak ada aksi khusus berupa penyuntikan dana seperti yang ramai diberitakan.
Lihat Juga :