Berminat Investasi Emas? Tak Usah Tunggu Momentum!
Kamis, 13 Mei 2021 - 16:00 WIB
loading...
Invetasi emas pada dasarnya adalah investasi jangka panjang. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Harga emas diproyeksikan akan kembali menembus Rp1 juta per gram pada akhir tahun 2021. Sentimen yang mempengaruhi harga logam mulia ini disebut datang dari imbal hasil treasury AS yang melemah dan rilis data pekerjaan di AS yang tidak dapat memenuhi standar yang ditetapkan untuk pasar tenaga kerja.
"Harga emas hingga akhir tahun 2021 akan bergerak pada kisaran USD1.800-2.000 per troy ounce," kata Co-Founder dan CMO IndoGold Indra Sjuriah kepada MNC Portal Indonesia, belum lama ini.
Baca Juga: Harga Emas Diramal Balik ke Rp1 Juta per Gram, Ini Pemicunya
Ia menjelaskan, harga emas akan dipengaruhi oleh dana stimulus yang masih digulirkan dari Amerika dan negara lain sehingga dapat menggerakkan roda perekonomian setiap negara. "Maka, kebutuhan komoditas meningkat sehingga berdampak pada peningkatan harga emas," jelasnya.
Hal yang sama disampaikan oleh Direktur TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuabi. Ia memprediksi bahwa harga emas akan kembali menyentuh di level Rp1 juta per gram. Hal itu menurutnya akan terjadi pada kuartal III atau IV pada tahun ini.
"Harga emas siap menembus USD2.075 per troy ounce di tahun ini. Kalau USD1 sama dengan Rp14.300 maka harga logam mulia ini akan berada di Rp1.054.100 per gram," ujar Ibrahim belum lama ini.
Lalu, apakah ini saat yang tepat untuk investasi emas? Indra Sjuriah menuturkan bahwa untuk berinvestasi emas itu tidak perlu menunggu momentum. Sebab, pada dasarnya investasi emas itu untuk jangka panjang.
"Harga emas hingga akhir tahun 2021 akan bergerak pada kisaran USD1.800-2.000 per troy ounce," kata Co-Founder dan CMO IndoGold Indra Sjuriah kepada MNC Portal Indonesia, belum lama ini.
Baca Juga: Harga Emas Diramal Balik ke Rp1 Juta per Gram, Ini Pemicunya
Ia menjelaskan, harga emas akan dipengaruhi oleh dana stimulus yang masih digulirkan dari Amerika dan negara lain sehingga dapat menggerakkan roda perekonomian setiap negara. "Maka, kebutuhan komoditas meningkat sehingga berdampak pada peningkatan harga emas," jelasnya.
Hal yang sama disampaikan oleh Direktur TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuabi. Ia memprediksi bahwa harga emas akan kembali menyentuh di level Rp1 juta per gram. Hal itu menurutnya akan terjadi pada kuartal III atau IV pada tahun ini.
"Harga emas siap menembus USD2.075 per troy ounce di tahun ini. Kalau USD1 sama dengan Rp14.300 maka harga logam mulia ini akan berada di Rp1.054.100 per gram," ujar Ibrahim belum lama ini.
Lalu, apakah ini saat yang tepat untuk investasi emas? Indra Sjuriah menuturkan bahwa untuk berinvestasi emas itu tidak perlu menunggu momentum. Sebab, pada dasarnya investasi emas itu untuk jangka panjang.
Lihat Juga :