Vaksin Gotong Royong Digeber Usai Lebaran, Bakal Ada Skala Prioritas!

Kamis, 13 Mei 2021 - 21:58 WIB
loading...
Vaksin Gotong Royong...
Dalam pelaksanaan vaksinasi gotong royong atau mandiri, berpeluang bakal ada skala prioritas dalam menentukan perusahaan atau sektor mana yang harus didahulukan. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Dalam pelaksanaan vaksinasi gotong royong atau mandiri, berpeluang bakal ada skala prioritas dalam menentukan perusahaan atau sektor mana yang harus didahulukan. Holding BUMN Farmasi, PT Bio Farma (Persero) memastikan, tidak semua karyawan swasta langsung mendapatkan vaksin Covid-19.

Baca Juga: Biaya Vaksin Gotong Royong Buat 1 Orang Rp1 Juta, Intip Skemanya

Vaksin gotong royong rencanya bakal digebar usai momen Lebaran yakni pada 17 atau 18 Mei 2021. Juru Bicara Bio Farma, Bambang Heriyanto menyebut, vaksinasi gotong royong akan dilaksanakan secara bertahap. Keputusan tersebut merupakan hasil kajian antara Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), Bio Farma, dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Bagi karyawan atau buruh yang belum menerima vaksin pada tahap pertama, maka akan dijadwalkan penyuntikannya pada tahap berikutnya. Bahkan, pada tahap pertama belum semua perusahaan langsung mendapatkan fasilitas vaksin.

Dalam skemanya, pemerintah masih memprioritaskan perusahaan padat karya dan perusahaan yang masuk dalam zona merah Covid-19.

"Iya, tapi baru mungkin beberapa perusahaan, saya gak hafal detailnya, yang berdasarkan diskusi, berdasarkan prioritas mana dulu baik itu dari Kadin, Bio Farma sudah diskusi dengan Kementerian kesehatan. Kemenkes ada arahan mana-mana saja yang diprioritaskan, contohnya per zone atau zona merah dulu, atau perusahaan yang padat karya atau mempunyai resiko tinggi," ujar Bambang saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Kamis (13/5/2021).

Sejumlah perusahaan sudah mendaftarkan diri untuk melaksanakan program vaksinasi mandiri . Meski begitu, Bambang enggan menyebut jumlah pasti korporasi yang sudah terdaftar. "Paling seperti itu dasarnya, saya gak bisa sebutin satu-satu yang mana dulu. Tentu ada evaluasi," katanya.

Baca Juga: Rencana Jual Saham Perdana, Bio Farma Tunggu Arahan Erick Thohir

Pemerintah sendiri telah menetapkan harga vaksinasi gotong royong sebesar Rp500.000. Jumlah itu terbagi atas Rp375.000 untuk satu dosis vaksin Covid-19 dan penyuntikan senilai Rp125.000.

Dimana, per karyawan akan mendapatkan dua dosis vaksin. Dengan begitu, total biaya vaksin gotong royong untuk satu karyawan sebesar Rp1 juta.

Proses vaksinasi Covid-19 ini dibebankan kepada perusahaan swasta. Dimana, swasta wajib membeli vaksin mandiri ke pemerintah atau BUMN. Kemudian, diberikan secara gratis kepada karyawan dan keluarganya. Adapun jenis vaksin yang digunakan adalah Sinopharm dan CanSino.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
Bio Farma Raih Primaniyarta...
Bio Farma Raih Primaniyarta Lifetime Achievement, Wujud Kontribusi bagi Kesehatan Dunia
Mudik Gratis Bio Farma...
Mudik Gratis Bio Farma Lebaran 2025, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
Menuju Indonesia Emas,...
Menuju Indonesia Emas, Bio Farma Beri Edukasi Bagi Tenaga Medis-Kader Posyandu
Biofarma Group Beberkan...
Biofarma Group Beberkan Inovasi Transformasi Digital di AIPF 2023
Upaya Holding BUMN Farmasi...
Upaya Holding BUMN Farmasi Memperkenalkan Sejumlah Tantangan Perusahaan
Radiofarmaka Pertama...
Radiofarmaka Pertama Buatan Dalam Negeri Resmi Didistribusikan
BPOM Terbitkan Izin...
BPOM Terbitkan Izin Edar Obat Deteksi Dini Kanker yang Dikembangkan Bio Farma
BUMN PT Bio Farma Buka...
BUMN PT Bio Farma Buka Lowongan untuk Lulusan Diploma hingga S3, Penempatan di Bandung
Rekomendasi
Mahasiswa Doktoral UNJ...
Mahasiswa Doktoral UNJ Perkuat Literasi Keuangan bagi Calon Guru Malaysia di UTHM
Prabowo Terima Usulan...
Prabowo Terima Usulan Rektor, Keuntungan BUMN untuk Riset dan Inovasi
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Berita Terkini
Prabowo Targetkan Pangkas...
Prabowo Targetkan Pangkas 1.000 BUMN Jadi Tinggal Tersisa 250
Pahami Prosedur Pemisahan...
Pahami Prosedur Pemisahan dah Pecah Sertifikat Tanah, Berikut Syaratnya
Potongan Aplikator 8%...
Potongan Aplikator 8% Hanya untuk Ojol Bukan Taksi Online, Begini Kata Menhub
Rencana Batasan Tar-Nikotin...
Rencana Batasan Tar-Nikotin dan Penyeragaman Kemasan Dinilai Ancam Industri Kretek Nasional
Bandara Husein Sastranegara...
Bandara Husein Sastranegara Dibuka Lagi, Bagaimana Nasib Kertajati?
Ekspor Batu Bara Dibuka...
Ekspor Batu Bara Dibuka Lagi, Pasokan 141 Juta Metrik Ton Diamankan demi Cegah Pemadaman Listrik
Infografis
Tips Jaga Timbangan...
Tips Jaga Timbangan Badan Tetap Stabil usai Santap Menu Lebaran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved