Dikritik dan Disebut Menhub Tak Profesional, PT KCI Buka Suara

Jum'at, 14 Mei 2021 - 16:15 WIB
loading...
Dikritik dan Disebut...
Penumpang KRL. Foto/MuhammadRefiSandi/MPI
A A A
JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengkritik desak-desakan penumpang yang terjadi di kereta rel listrik (KRL). Tak cuma itu, PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) disebut juga tidak profesional dalam mengatur penumpang.

Menanggapi itu semua, VP Corporate Communications PT KCI Anne Purba mengatakan, pihaknya menerima teguran dan kritikan dari Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Dengan teguran ini, pihaknya akan melakukan beberapa perbaikan.

Baca juga:Wamendag Harapkan Dukungan Masyarakat untuk Bangkitkan Ekonomi

“Jadi kami menerima dengan baik teguran Pak Menhub untuk perbaikan kami, karena ini masih ada satu lagi ya, posko Lebaran,” ujarnya saat ditemui di Stasiun Manggarai, Jakarta, Jumat (14/5/2021).

Menurut Anne, pihaknya akan melakukan rekayasa operasi. Nantinya, KCI akan memperpendek headway atau jarak antar kereta khusus di siang hari dengan menambah jumlah armada yang beroperasi.

“Semoga nanti ini kita lakukan perbaikan, termasuk dengan rekayasa operasi, dan kita bisa mengatur headaway di siang hari itu kita tambah keretanya,” jelasnya.

Dengan rekayasa operasi ini diharapkan penumpang KRL tidak lagi berdesak-desakan. Sehingga protokol kesehatan, khususnya menjaga jarak atau physcal distancing bisa dilakukan dengan baik selama masa larangan mudik Lebaran.

“Sehingg nanti pengaturan phsycal distancing-nya bisa lebih maksimal. Kemudian pengaturan petugas, kami akan memperketat lagi, mempertebal petugas kami karena memang penumpang-penumpang musiman ini harus terus digerakkan untuk protokol kesehatan,” jelasnya.

Namun, Anne memastikan bahwa kesehatan para penumpang sudah memenuhi syarat. Sebab, pihaknya melakukan tes atau pengecekan suhu tubuh dan penumpang wajib menggunakan masker.

“Tapi yang bisa kami pastikan adalah bahwa kesehatan mereka sudah memenuhi syarat dengan menggunakan masker, kemudian melakukan pengecekan suhu tubuh,” jelasnya.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau aktivitas penumpang di Stasiun Manggarai. Tinjauan ini adalah untuk memastikan protokol kesehatan di wilayah anglomerasi dijalankan dengan baik pada hari kedua Lebaran.

Baca juga:Gempa Dahsyat Bermagnitudo 7,2 Guncang Sumatera Utara

Menhub mengatakan, ada beberapa masukan yang harus dibenahi oleh PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) dalam mengelola transportasi kereta rel listrik (KRL) di wilayah aglomerasi. Salah satunya adalah penerapan protokol kesehatan yang masih belum dijalankan secara maksimal.

“Saya melihat pengelolaan dari KCI tidak profesional. Saya tahu beberapa penumpang (masih desak-desakan). Lebih dari 70 orang per gerbong, gak ada yang jaga,” ujarnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kebijakan WFA Berhasil...
Kebijakan WFA Berhasil Urai Kepadatan Mudik hingga 17,94 Persen
Menhub Klaim Arus Mudik–Balik...
Menhub Klaim Arus Mudik–Balik Lebaran 2026 Lebih Lancar, Kecepatan Rerata Kendaraan 81 Km/Jam
Proyek LRT Bandung Dilirik...
Proyek LRT Bandung Dilirik Investor Asal Prancis, Kapan Digarap?
Macet Horor Gilimanuk...
Macet Horor Gilimanuk hingga 20 Km, Menhub Ungkap Biang Keroknya
Penumpang Commuter Line...
Penumpang Commuter Line Boleh Berbuka Puasa di Dalam KRL, Simak Ketentuannya
Pemerintah Buka Peluang...
Pemerintah Buka Peluang Berlakukan WFA saat Momen Mudik Lebaran 2026
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
KRL Duri-Tangerang Gangguan,...
KRL Duri-Tangerang Gangguan, Penumpang Cemas
KNKT Ungkap KA Argo...
KNKT Ungkap KA Argo Bromo Dapat Sinyal Hijau di Stasiun Bekasi Sebelum Tabrak KRL
Rekomendasi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
2 Mobil Porsche Disita...
2 Mobil Porsche Disita KPK dari Rumah Silmy Karim Tidak Ada di LHKPN, Unsur TPPU Didalami
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
Berita Terkini
Impor Energidari 41...
Impor Energidari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia:Kami Cari yang Paling Murah!
Bos IMF Peringatkan...
Bos IMF Peringatkan Dunia Tak Akan Pernah Normal Lagi: Bersiap Hadapi Gelombang Krisis Baru
Borong Penghargaan HR...
Borong Penghargaan HR Asia 2026, Pegadaian Buktikan Diri Jadi Tempat Kerja Terbaik di Asia!
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved