Vaksinasi Gotong Royong Bikin Jokowi Senang: Doanya Perusahaan Bisa Lebih Produktif

Selasa, 18 Mei 2021 - 11:20 WIB
loading...
Vaksinasi Gotong Royong...
Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap, program vaksinasi gotong royong yang baru dimulai hari ini bisa membuat kawasan industri terlindungi dari penyebaran covid-19. Foto/Dok Setkab
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) berharap, program vaksinasi gotong royong yang baru dimulai hari ini bisa membuat kawasan industri terlindungi dari penyebaran covid-19. Seperti diketahui vaksinasi gotong royong merupakan skema vaksinasi untuk para pekerja yang biayanya ditanggung oleh perusahaan.

“Dan kita harapkan kawasan-kawasan produksi, kawasan kawasan industri, pabrik, dan perusahaan perusahaan yang produktif ini akan bisa bekerja lebih produktif lagi dan tidak terjadi penyebaran covid di perusahaan perusahaan,” ujar Jokowi saat meninjau vaksinasi gotong royong, Selasa (18/5/2021).

Baca Juga: Antusias, Sudah 22.736 Perusahaan Daftar Vaksinasi Gotong Royong

Jokowi menyampaikan terima kasih kepada seluruh perusahaan, manajemen, dan karyawan, dan Kadin yang telah bersama-sama melaksanakan vaksinasi gotong-royong.

“Saya senang sekali pagi hari ini bisa bertemu dengan bapak ibu dan saudara-saudara sekalian karena vaksinasi gotong royong pagi hari ini telah dimulai. Saya berada di PT Unilever di Jababeka dan saya melihat ada 18 lokasi perusahaan, pabrik, industri yang juga bersama-sama melaksanakan vaksinasi gotong royong,” katanya.

Baca Juga: Vaksinasi Gotong Royong Digeber, Mendag: Bikin Swasta Bergerak Lebih Aman dan Nyaman

“Kita harapkan ini akan segera membangun sebuah herd immunity, kekebalan komunal, kekebalan komunitas, dan penyebaran covid bisa kita hambat dan kita bisa hilangkan dari negara yang kita cintai ini,” pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tunggu Penerbitan PP,...
Tunggu Penerbitan PP, Pemerintah Godok Aturan Enam KEK Baru
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
Menko AHY Sebut Proyek...
Menko AHY Sebut Proyek Giant Sea Wall Melindungi Aset Nasional: 70 Kawasan Industri dan 5 KEK
Jababeka Infrastruktur...
Jababeka Infrastruktur Satu-satunya Kawasan Industri Raih PROPER Hijau Keenam Kali
Membaca Urgensi Jalur...
Membaca Urgensi Jalur Khusus Logistik di Kawasan Industri
Tekan Emisi, LPCK Perkuat...
Tekan Emisi, LPCK Perkuat Komitmen Keberlanjutan Kawasan Industri
Lowongan Unilever Future...
Lowongan Unilever Future Leaders Programme 2026 Dibuka, Fresh Graduate dan Profesional Muda Bisa Daftar
U-Pro x ASLI Perkuat...
U-Pro x ASLI Perkuat Strategi Industri Laundry
Didominasi Karyawan...
Didominasi Karyawan IMIP, Perputaran Uang di Bahodopi Rp5,9 Triliun per Tahun
Rekomendasi
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Heboh! Sejumlah Artis...
Heboh! Sejumlah Artis Tagih Honor Miliaran Rupiah ke TV Swasta
Alasan Hotman Paris...
Alasan Hotman Paris Tidak Khawatir soal Ucapannya 'Lu Punya Otak Gak?' Dilaporkan ke Polisi
Berita Terkini
Minat Makin Tinggi,...
Minat Makin Tinggi, Perdagangan Pasar Fisik Emas secara Digital di ICDX Tumbuh 338%
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Ambles ke Level 6.266 saat Ada 518 Saham Malas Bergerak
Bangun PFII di Bali...
Bangun PFII di Bali Butuh Waktu 3 Tahun, Danantara Siapkan Masa Transisi di Jakarta
4 Negara Bebas Kewajiban...
4 Negara Bebas Kewajiban Parkir DHE SDA di Himbara, Pemerintah Beri Kelonggaran
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
Infografis
Hindari 5 Makanan Ini...
Hindari 5 Makanan Ini saat Buka Puasa, Bisa Bikin Maag Kambuh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved