Banjir Peminat, 10 Juta Karyawan Swasta Sudah Daftar Vaksinasi Gotong Royong
Rabu, 19 Mei 2021 - 13:42 WIB
loading...
Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) sendiri sudah membuka pendataan bagi perusahaan untuk mendaftarkan karyawan dan keluarga karyawan dalam vaksinasi gotong royong. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Dari jumlah 22.736 perusahaan yang terdaftar dalam program vaksinasi gotong royong atau mandiri, nantinya ada 10 juta karyawan yang bakal divaksin secara bertahap. Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) sendiri sudah membuka pendataan bagi perusahaan untuk mendaftarkan karyawan dan keluarga karyawan dalam vaksinasi gotong royong.
Hingga saat ini pendataan memasuki tahap tiga dan berakhir pada 21 Mei 2021 mendatang. Ketua Umum Kadin, Rosan P Roeslani menyebut, kemungkinan jumlah perusahaan yang mendaftar terus meningkat hingga batas akhir pendaftaran .
"Kita melihat animonya akan semakin meningkat, kan biasanya sudah mulai berjalan (vaksinasi), orang kita ini langsung meningkat yang melakukan pendaftaran atau registrasi," ujar Rosan dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (19/5/2021).
Baca Juga: Seribu Karyawan Indocement Mulai Ikut Vaksin Gotong Royong
Dari 22.736 perusahaan yang terdata, terdiri dari perusahaan manufaktur dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Dimana, jumlah usaha mikro mencapai 7.000 perusahaan.
Hingga saat ini pendataan memasuki tahap tiga dan berakhir pada 21 Mei 2021 mendatang. Ketua Umum Kadin, Rosan P Roeslani menyebut, kemungkinan jumlah perusahaan yang mendaftar terus meningkat hingga batas akhir pendaftaran .
"Kita melihat animonya akan semakin meningkat, kan biasanya sudah mulai berjalan (vaksinasi), orang kita ini langsung meningkat yang melakukan pendaftaran atau registrasi," ujar Rosan dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (19/5/2021).
Baca Juga: Seribu Karyawan Indocement Mulai Ikut Vaksin Gotong Royong
Dari 22.736 perusahaan yang terdata, terdiri dari perusahaan manufaktur dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Dimana, jumlah usaha mikro mencapai 7.000 perusahaan.
Lihat Juga :