Wapres Kasih Batas Waktu 3,5 Tahun Bangun 8 Kawasan Industri Halal

Rabu, 19 Mei 2021 - 14:00 WIB
loading...
Wapres Kasih Batas Waktu...
Wapres Maruf Amin memberikan, batas waktu selama 3,5 tahun untuk membangun 8 kawasan industri halal dan ekosistem yang solid bagi pengembangan industri halal, keuangan dan dana sosial syariah. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) KH. Maruf Amin memberikan, batas waktu selama 3,5 tahun untuk membangun 8 kawasan industri halal . Dia menyebut bahwa pemerintah menargetkan delapan industri halal bisa beroperasi di tahun 2024 mendatang.

“Kawasan Industri Halal yang telah ditetapkan sudah harus beroperasi. Yang sekarang ini baru tiga dan akan ditambah lagi, yang insyaallah sampai delapan. Supaya sudah harus beroperasi dalam rangka mendukung cita-cita kita sebagai pemain global produk halal,” ungkap Wapres di Jakarta, Rabu (19/5/2021).

Baca Juga: Bismillah, Kawasan Industri Halal Terbesar di Indonesia Akan Dibangun

Lebih lanjut Ia mendorong, agar sektor ekonomi dan keuangan syariah benar-benar dapat dikembangkan secara solid. Hal ini disampaikannya saat menggelar halal bi halal secara virtual bersama jajarannya.

“Saya menginginkan pada akhir 2024, telah terbangun ekosistem yang solid bagi pengembangan industri halal, keuangan dan dana sosial syariah, serta tumbuh dan berkembangnya usaha syariah,” ungkapnya.

Baca Juga: Sebut Sisa Masa Jabatan Tinggal 3,5 Tahun, Wapres: Saya Tidak Ingin Ada yang Mangkrak

Maruf pada kesempatan itu menekankan agar apa yang menjadi tugasnya sebagai wapres sampai tahun 2024 benar-benar dapat direalisasikan.

“Dalam 3,5 tahun ke depan saya benar-benar ingin fokus pada penyelesaian tugas-tugas yang menjadi fokus kerja wakil presiden. Saya tidak ingin ada yang mangkrak atau yang tidak tuntas. Saya ingin semuanya netes atau membuahkan hasil yang nyata dan membawa manfaat serta maslahat bagi rakyat dan umat,” ujarnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
BRI Gandeng Syailendra...
BRI Gandeng Syailendra Capital Hadirkan Investasi Syariah melalui Super App BRImo
Ambil Peluang Investasi...
Ambil Peluang Investasi Syariah di Booth MNC Sekuritas dalam Sharia Investment Week 2026
Wamenperin Jajaki Investasi...
Wamenperin Jajaki Investasi di Rusia, dari Nuklir hingga Industri Halal
Mengulik Penyebab Ekonomi...
Mengulik Penyebab Ekonomi Syariah Indonesia Masih Tertinggal dari Malaysia
Buku Authentic Halal...
Buku Authentic Halal Brand Diluncurkan, Halal Kini Jadi Identitas dan Kunci Kepercayaan Konsumen
Halal Industrial Park...
Halal Industrial Park Sidoarjo Diproyeksi Jadi Industri Halal Skala Global
Ibas Ajak Perkuat Ekonomi...
Ibas Ajak Perkuat Ekonomi Syariah Berkeadilan untuk Indonesia Sejahtera
Rekomendasi
Spanyol Ngamuk, Sikat...
Spanyol Ngamuk, Sikat Arab Saudi 3-0 di Babak Pertama
MUI Tegaskan LGBT adalah...
MUI Tegaskan LGBT adalah Penyimpangan: Wajib Disembuhkan
Prabowo Panggil Rosan...
Prabowo Panggil Rosan Roeslani ke Kertanegara Minggu Malam, Ada Apa?
Berita Terkini
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok
Infografis
8 Negara Termurah di...
8 Negara Termurah di Dunia untuk Liburan Tahun 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved