Pemulihan Industri Penerbangan Akan Lebih Lama Jika Rute Internasional Tidak Segera Ditutup
Jum'at, 21 Mei 2021 - 14:39 WIB
loading...
A
A
A
Ziva menerangkan, berdasarkan The International Air Transport Association (IATA), maskapai penerbangan akan tetap merugi hingga tahun 2024. Oleh sebab itu, pelaku industri penerbangan seharusnya bisa menerima dan fokus pada penanganan pandemi.
“Selama kita tidak menerima, jadi industri penerbangan di seluruh dunia ini sudah menerima data dari IATA, kita msih akan tetap merugi sampai dengan 2024, paling cepat di 2024,” bebernya.
Baca juga: Tes GeNose Kini Tersedia di Stasiun Cikampek, Tarifnya Rp30.000
Dia berpendapat, jika pelaku industri penerbangan berusaha untuk menutup kerugian akan sangat percuma. Pasalnya, jika pandemi belum usai dipastikan kerugian masih akan tetap menghampiri industri penerbangan.
"Sedini mungkin kita menerima kenyataan itu, maka kita bisa fokus menekan angka penyebaran ini. Bukan untuk mencoba menutup kerugian, mencari itu tadi percuma,” tandasnya.
“Selama kita tidak menerima, jadi industri penerbangan di seluruh dunia ini sudah menerima data dari IATA, kita msih akan tetap merugi sampai dengan 2024, paling cepat di 2024,” bebernya.
Baca juga: Tes GeNose Kini Tersedia di Stasiun Cikampek, Tarifnya Rp30.000
Dia berpendapat, jika pelaku industri penerbangan berusaha untuk menutup kerugian akan sangat percuma. Pasalnya, jika pandemi belum usai dipastikan kerugian masih akan tetap menghampiri industri penerbangan.
"Sedini mungkin kita menerima kenyataan itu, maka kita bisa fokus menekan angka penyebaran ini. Bukan untuk mencoba menutup kerugian, mencari itu tadi percuma,” tandasnya.
(ind)
Lihat Juga :