Cadev Tembus Rekor Sepanjang RI Merdeka, Anindya Bakrie Pede Ekonomi Tumbuh 7%

Jum'at, 21 Mei 2021 - 20:38 WIB
loading...
Cadev Tembus Rekor Sepanjang...
Anindya Bakrie menerangkan, Cadangan devisa merupakan indikator kekuatan perekonomian suatu negara serta kemampuan suatu negara dalam melakukan pembiayaan perdagangan internasional. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bidang Organisasi, Keanggotaan, dan Pemberdayaan Daerah, Anindya Bakrie optimis ekonomi nasional segera pulih. Terlebih data cadangan devisa (Cadev) Indonesia per April 2021 menembus rekor tertinggi.

Bank Indonesia (BI) melaporkan angka cadangan devisa per akhir April 2021 sebesar USD138,8 miliar atau setara Rp1.993 triliun. Ini adalah rekor tertinggi sepanjang Indonesia merdeka.

“Cadangan devisa merupakan indikator kekuatan perekonomian suatu negara serta kemampuan suatu negara dalam melakukan pembiayaan perdagangan internasional,” kata Anindya, di sela-sela acara halalbihalal bersama Kadin Provinsi Sumatera Selatan, di Palembang, Jumat (21/5/2021).

Baca Juga: Cadangan Devisa Meningkat Jadi Doping Buat Rupiah Lawan Dolar AS

Dengan cadangan yang besar, lanjut Anindya, pemerintah dan BI dapat senantiasa mempertahankan nilai tukar rupiah agar tetap stabil. Stabilitas nilai tukar itu adalah satu hal yang dibutuhkan dunia usaha.

“Dengan cadangan devisa sebesar ini, dan mungkin ke depan semakin besar, maka potensi gejolak nilai tukar bisa diminimalkan oleh otoritas moneter,” kata calon Ketua Umum Kadin Indonesia ini.

Anindya mengatakan, peningkatan cadangan devisa tersebut mengindikasikan kepercayaan investor global yang baik kepada kebijakan ekonomi Presiden Jokowi maupun ekonomi Indonesia secara keseluruhan.

“Cadangan devisa kita yang tertinggi dalam sejarah mencerminkan optimisme sekaligus kepercayaan investor pada kebijakan ekonomi pemerintah dan prospek ekonomi Indonesia ke depan di bawah Presiden Jokowi,” imbuhnya.

Baca Juga: Libatkan Kadin Kembangkan Industri, Menperin: Anindya Bakrie Paham

Meski pertumbuhan ekonomi kuartal pertama masih mengalami kontraksi 0,74%, Anindya melihat capaian itu masih lebih baik dibanding dengan negara-negara emerging market. “Kuartal kedua dan seterusnya pertumbuhan ekonomi akan bertumbuh signifikan dan optimis sesuai target pemerintah, yakni 7 persen,” jelasnya.

Anindya yang sudah berkeliling ke seluruh Indonesia melihat betapa petani sawit dan karet demikian menikmati kenaikan harga yang signifikan. “Faktor kenaikan harga komoditas unggulan Indonesia yang menyerap tenaga besar mendorong membaiknya defisit transaksi berjalan (current account deficit/CAD)," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menkeu Purbaya di Nankai...
Menkeu Purbaya di Nankai University: Mesin Ekonomi Indonesia Melaju Kencang, Fiskal Sehat dan Tangguh
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
BI Sangkal Cadangan...
BI Sangkal Cadangan Devisa Terkuras, Masih di Atas Standar IMF
Dipakai Bayar Utang...
Dipakai Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Mei 2026 Ambles ke USD144,9 Miliar
Istana Buka Suara soal...
Istana Buka Suara soal Variabel Kejatuhan Rupiah ke Rp18.000: Singgung Kemandirian Ekonomi
Fuad Bawazier: Isu Ganti...
Fuad Bawazier: Isu Ganti Purbaya bukan Fakta, tapi Perlawanan terhadap Paradigma Baru
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Salurkan Hewan Kurban...
Salurkan Hewan Kurban ke Seluruh Indonesia, AYP: Bukti Kepedulian Kadin ke Sesama
Rekomendasi
Citroen Berlingo Baru...
Citroen Berlingo Baru Akan Kembali dengan Desain MPV Kecil Praktis
Trump Ancam Serang Iran...
Trump Ancam Serang Iran Sangat Keras Jika Tak Kendalikan Hizbullah!
BMKG Peringatkan Siklon...
BMKG Peringatkan Siklon Tropis Mekkhala Menguat, Wilayah Ini Berpotensi Diterjang Gelombang Tinggi
Berita Terkini
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Runtuhkan Dolar AS,...
Runtuhkan Dolar AS, Putin Kumpulkan 11 Pemimpin ASEAN Termasuk Indonesia
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
Infografis
Ekonomi Indonesia Tumbuh...
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,12% di Kuartal II 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved