Pasar Saham Indonesia Tak Terpengaruh Bila GoTo Batal Melantai di Bursa

Jum'at, 21 Mei 2021 - 22:13 WIB
loading...
Pasar Saham Indonesia...
Suasana di Bursa Efek Indonesia (BEI). Foto/Dok SINDOphoto/Yorri Farli
A A A
JAKARTA - Entitas baru hasil merger Gojek dan Tokopedia, Grup GoTo , digadang-gadang akan melakukan penawaran umum saham perdana atau Initial Public Offering (IPO). Tidak tanggung-tanggung, GoTo dikabarkan akan IPO secara dual listing selain di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Namun, manajemen GoTo belum menjelaskan secara rinci kapan pelaksanaan maupun rincian IPO yang akan dilakukan. Jika nantinya GoTo tak kunjung melaksanakan IPO, maka hal tersebut tidak otomatis mempengaruhi pasar saham di Tanah Air.

Baca juga: Tak Tanggung-Tanggung, Usai Merger GoTo Bakal Lakukan Dual Listing

Analis Senior CSA Research Institute, Reza Priyambada mengatakan, jika GoTo tidak kunjung melaksanakan IPO di BEI, maka hal tersebut tidak langsung mempengaruhi kinerja pasar saham di Indonesia, karena harus dilihat terlebih dahulu market cap GoTo yang ditentukan dari harga dan jumlah saham beredar nantinya.

"Kita harus lihat dulu seberapa besar sumbangan market cap nya GoTo ke pasar saham. Jika besar, dengan asumsi mereka nggak jadi IPO, maka kita bisa katakan tidak terjadi penambahan market cap di bursa saham. Begitupun sebaliknya, jika (jadi) melantai maka akan ada tambahan market cap," ujar Reza kepada MNC Portal Indonesia, Jumat (21/5/2021).

Baca juga: Minggu Depan, Semoga Bukan Skenario Kedua yang Menimpa IHSG

DIa mengaku heran dengan adanya kabar yang menyebut bahwa GoTo memiliki market cap yang besar setelah diperkenalkan ke publik. Pasalnya, GoTo sampai saat ini belum resmi melaksanakan IPO. "Saya bingung, ukuran besarnya dari mana? Belum melantai, belum mengeluarkan saham, kok sudah bisa dihitung market cap nya," tukasnya.

Sebelum melakukan IPO, Reza menyebut GoTo nantinya harus mempertimbangkan baik-baik dari sisi harga saham yang akan ditawarkan ke publik.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Airlangga Jadikan Catatan...
Airlangga Jadikan Catatan MSCI Sebagai Amunisi Tuntaskan Reformasi Pasar Modal
IHSG Berakhir Merayap...
IHSG Berakhir Merayap Naik ke 6.177 Diwarnai Lompatan 353 Saham
OJK Respons Penilaian...
OJK Respons Penilaian MSCI ke Pasar Modal Indonesia: Tahan Status Emerging Market dengan Catatan
Bursa Siang Ini Merah,...
Bursa Siang Ini Merah, Ditutup Melemah 0,73% ke 6.127
Jelang Akhir Pekan,...
Jelang Akhir Pekan, IHSG Dibuka Memerah di Level 6.161
Gurita Konsentrasi Saham...
Gurita Konsentrasi Saham dan Ujian Transparansi Bursa Kita
OJK Sebut Sekuritas...
OJK Sebut Sekuritas Goreng Saham BEBS Raup Untung Rp14,5 Triliun
Nasdem Dukung Bareskrim...
Nasdem Dukung Bareskrim Berantas Manipulasi Pasar Modal
Rekomendasi
Saudari Cristiano Ronaldo...
Saudari Cristiano Ronaldo Ngamuk usai Portugal Ditahan Kongo, Bruno Fernandes Ikut Disindir
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Berita Terkini
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved