Konsumsi Bahan Bakar Berkualitas di Kota Makassar Naik hingga 88,3%
Senin, 24 Mei 2021 - 11:40 WIB
loading...
Program Langit Biru (PLB) yang diterapkan PT Pertamina (Persero) Regional Sulawesi di Kota Makassar mendapat respons positif masyarakat. Foto: Grafik
A
A
A
MAKASSAR - Program Langit Biru (PLB) yang diterapkan PT Pertamina (Persero ) Regional Sulawesi di Kota Makassar mendapat respons positif masyarakat, sejak diterapkan pada 21 Maret 2021 lalu.
Pada program tersebut, Pertamina memberikan promo BBM Pertalite di 34 SPBU di Kota Makassar sehingga masyarakat banyak yang beralih menggunakan Bahan Bakar Khusus (BBK) jenis Pertalite dengan Nilai Oktan/Research Octane Number (RON) 90 disamping adanya peningkatan konsumsi masyarakat untuk penggunaan BBK jenis pertamax RON 92 dan pertamax turbo RON 98.
Pemberlakuan program tersebut memberikan promo harga khusus pembelian Pertalite seharga Premium yakni Rp 6.450 per liter, lebih hemat Rp 1.400 dari harga normal. Promo ini dilakukan guna memberikan pengalaman berkendara menggunakan bahan bakar berkualitas dan dilaksanakan secara bertahap bagi konsumen tertentu, diantaranya kendaraan bermotor roda dua, roda tiga dan kendaraan roda empat ber plat kuning.
Menurut Unit Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Regional Sulawesi, Laode Syarifuddin Mursali, berdasarkan data sejak awal program berjalan hingga per 20 Mei 2021, tren konsumsi premium di Makassar semakin rendah dikisaran 11,7%, dan sebaliknya penggunaan BBK gasoline naik di 88,3% terdiri dari penggunaan pertalite RON 90 dikisaran 80,8%, pertamax turbo RON 98 dikisaran 0,5% dan pertamax RON 92 dikisaran 7%.
Baca Juga: SPBU Swasta Sudah Naikkan Harga, Bagaimana dengan Pertamina?
Tentunya, kata dia, tren ini patut disyukuri bila dibandingkan sebelum penerapan PLB, trennya masih tinggi dalam konsumsi premium dikisaran 70,5% dan untuk BBK gasoline diangka 29,5%. “Sangat disyukuri PLB ini disambut antusias warga Makassar, banyak warga Makassar yang beralih menggunakan BBM berkualitas, makanya kami terus mengajak dan mengedukasi masyarakat agar menggunakan BBK seperti Pertalite dan Pertamax . Apalagi saat ini dihadirkan promo spesial BBM jenis Pertalite di beberapa SPBU. Pasca diterapkan rerata penggunaan harian BBK 584 kilo liter (KL) dari sebelumnya hanya 185 KL per hari,”ujarnya, Minggu (23/05/2021).
Pada program tersebut, Pertamina memberikan promo BBM Pertalite di 34 SPBU di Kota Makassar sehingga masyarakat banyak yang beralih menggunakan Bahan Bakar Khusus (BBK) jenis Pertalite dengan Nilai Oktan/Research Octane Number (RON) 90 disamping adanya peningkatan konsumsi masyarakat untuk penggunaan BBK jenis pertamax RON 92 dan pertamax turbo RON 98.
Pemberlakuan program tersebut memberikan promo harga khusus pembelian Pertalite seharga Premium yakni Rp 6.450 per liter, lebih hemat Rp 1.400 dari harga normal. Promo ini dilakukan guna memberikan pengalaman berkendara menggunakan bahan bakar berkualitas dan dilaksanakan secara bertahap bagi konsumen tertentu, diantaranya kendaraan bermotor roda dua, roda tiga dan kendaraan roda empat ber plat kuning.
Menurut Unit Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Regional Sulawesi, Laode Syarifuddin Mursali, berdasarkan data sejak awal program berjalan hingga per 20 Mei 2021, tren konsumsi premium di Makassar semakin rendah dikisaran 11,7%, dan sebaliknya penggunaan BBK gasoline naik di 88,3% terdiri dari penggunaan pertalite RON 90 dikisaran 80,8%, pertamax turbo RON 98 dikisaran 0,5% dan pertamax RON 92 dikisaran 7%.
Baca Juga: SPBU Swasta Sudah Naikkan Harga, Bagaimana dengan Pertamina?
Tentunya, kata dia, tren ini patut disyukuri bila dibandingkan sebelum penerapan PLB, trennya masih tinggi dalam konsumsi premium dikisaran 70,5% dan untuk BBK gasoline diangka 29,5%. “Sangat disyukuri PLB ini disambut antusias warga Makassar, banyak warga Makassar yang beralih menggunakan BBM berkualitas, makanya kami terus mengajak dan mengedukasi masyarakat agar menggunakan BBK seperti Pertalite dan Pertamax . Apalagi saat ini dihadirkan promo spesial BBM jenis Pertalite di beberapa SPBU. Pasca diterapkan rerata penggunaan harian BBK 584 kilo liter (KL) dari sebelumnya hanya 185 KL per hari,”ujarnya, Minggu (23/05/2021).
Lihat Juga :