Sri Mulyani Tarik Utang Baru Senilai Rp410 Triliun
Selasa, 25 Mei 2021 - 14:36 WIB
loading...
Menteri Keuangan Sri Mulyani. FOTO/MNC Media
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melaporkan realisasi pembiayaan utang pemerintah hingga April 2021 mencapai Rp410,1 triliun. Jumlah ini setara 34,8% dari target APBN yang mencapai sebesar Rp1.177,4 triliun.
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, realisasi pembiayaan utang pemerintah ini mengalami kenaikan sebanyak 80,83% (yoy). Pada April 2020, realisasi pembiayaan utang pemerintah sebesar Rp226,8 triliun.
"Pembiayaan utang ini adalah untuk menopang kebutuhan pembiayaan yang non utang, termasuk untuk investasi," ujar Sri Mulyani dalam video virtual, Selasa (25/5/2021),
Baca Juga: Amazing! Sri Mulyani Bilang Ekonomi RI Siap Meroket 8,3%, Ini Alasannya
Lanjutnya, pembiayaan utang tersebut berasal dari penarikan utang baru melalui penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp416,7 triliun, naik 79,90% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Penerbitan SBN ini sudah 34,52 persen dari target APBN sebesar Rp1.207,3 triliun.
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, realisasi pembiayaan utang pemerintah ini mengalami kenaikan sebanyak 80,83% (yoy). Pada April 2020, realisasi pembiayaan utang pemerintah sebesar Rp226,8 triliun.
"Pembiayaan utang ini adalah untuk menopang kebutuhan pembiayaan yang non utang, termasuk untuk investasi," ujar Sri Mulyani dalam video virtual, Selasa (25/5/2021),
Baca Juga: Amazing! Sri Mulyani Bilang Ekonomi RI Siap Meroket 8,3%, Ini Alasannya
Lanjutnya, pembiayaan utang tersebut berasal dari penarikan utang baru melalui penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp416,7 triliun, naik 79,90% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Penerbitan SBN ini sudah 34,52 persen dari target APBN sebesar Rp1.207,3 triliun.
Lihat Juga :