Masih 'Hijau' di Dunia Trading? Robot Sejuta Umat Ini Siap Membantu

Selasa, 25 Mei 2021 - 17:42 WIB
loading...
Masih Hijau di Dunia...
Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Di tengah pandemi Covid-19 , aktivitas trading menjadi salah satu kegiatan populer di seluruh dunia. Terlebih dengan anjuran bekerja dari rumah (work from home/WFH), sembari mengisi waktu luang di rumah, banyak orang beralih ke pasar saham dan belajar trading untuk menggali potensi penghasilan tambahan.

Trading merupakan aktivitas ekonomi yang dilakukan di pasar keuangan. Aktivitas ini bukan sekedar proses jual beli barang atau jasa seperti biasa melainkan bertujuan melakukan jual beli dalam waktu singkat agar mendapat keuntungan sebesar-besarnya. Trading juga kerap dilakukan di pasar berjangka dan pasar kurs mata uang asing atau forex (foreign exchange).

Seiring pesatnya teknologi, kegiatan trading kian berkembang, bahkan bisa dilakukan secara otomatis sehingga para trader tidak perlu menghabiskan banyak waktu di depan komputer.

Auto Trade Gold ini dilakukan oleh Robot Trading atau biasa disebut Expert Advisor (EA) yang mampu melakukan aktivitas trading secara otomatis sesuai dengan pemrogramannya. Dengan Auto Trade Gold, trader hanya perlu sesekali memantau kondisi transaksinya.

Baca juga: HERO Group Tutup Seluruh Supermarket Giant pada Akhir Juli 2021

Dengan begitu, trader juga bisa terhindar dari gangguan emosi dan pengaruh psikologis ketika menghadapi gejolak pergerakan harga, karena aktivitas transaksi dilakukan sepenuhnya oleh Robot Trading atau sering disebut sebagai Robot Sejuta Umat.

Salah satu Robot Auto Trading Forex karya anak bangsa adalah AutoTradeGold 4.0. Didirikan pada Maret 2020 oleh PT Sarana Digital International, robot ini dapat bekerja secara otomatis menggantikan trader dalam melakukan kegiatan trading seperti jual beli, analisis pasar, sampai menghasilkan profit.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
Free Float 15% Bakal...
Free Float 15% Bakal Kerek Daya Tarik Perusahaan di Mata Investor, Begini Kata BEI
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa UPJ Edukasi Pasar Modal dalam Acara Jaya Investment Week 2026
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
Tips MotionTrade: Begini...
Tips MotionTrade: Begini Mekanisme Transaksi ETF di Pasar Modal
Saham NPGF Melonjak...
Saham NPGF Melonjak 137%, Rumor Akuisisi Picu Optimisme
Belajar dari Pengalaman...
Belajar dari Pengalaman Pahit, Pentingnya Memilih Platform Investasi yang Terjamin Legalitasnya
5 Platform Crypto Terbaik...
5 Platform Crypto Terbaik 2026
7 Platform Crypto Futures...
7 Platform Crypto Futures Indonesia, Aman dan Resmi di 2026
Rekomendasi
Eksekusi Hotel Sultan...
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, Simpatisan Lempari Polisi dan TNI dengan Batu
1,2 Juta Suporter Datang,...
1,2 Juta Suporter Datang, NYPD Khawatir Perdagangan Seks Meledak di Piala Dunia 2026
Kisah Yoane Wissa: Hampir...
Kisah Yoane Wissa: Hampir Buta dan Gol Bersejarah di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp30.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya
Penunjukan Luke Thomas...
Penunjukan Luke Thomas Dinilai Mencerminkan Meritokrasi di DSI
Bukan Rp16.250, Harga...
Bukan Rp16.250, Harga Asli Pertamax Seharusnya Rp20.200 per Liter
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved