Harga Apartemen Turun, Indeks Harga Properti Hunian Melandai
Rabu, 26 Mei 2021 - 23:03 WIB
loading...
A
A
A
"Meski demikian, penurunan hanya terjadi di segmen apartemen, yakni sebesar 2,6% (quarter-on-quarter). Sementara segmen rumah tapak masih menunjukkan kenaikan tipis sebesar 0,2% (quarter-on-quarter)," tuturnya.
Baca juga: Agen Properti Terkejut Rumah Mewah yang Dipasarkannya Jadi Bawa-bawa Nama Anies
Marine menambahkan, penurunan di indeks harga apartemen juga terjadi di provinsi Jawa Barat dan Banten, yaitu masing-masing sebesar 0,9% dan 1,6%. Demikian juga di Jawa Tengah yang turun 0,33% secara kuartalan. Hal berbeda terjadi di Jawa Timur yang masih mencatatkan peningkatan 1,79%.
Sementara itu, menurut data Rumah.com Indonesia Property Market Index –Suplai (RIPMI-S), suplai properti mengalami pertumbuhan 8,4% secara kuartalan pada kuartal I/2021. Pertumbuhan suplai ini melambat jika dibandingkan kuartal IV/2020 yang mencatatkan pertumbuhan 13,6% secara kuartalan.
Pertumbuhan suplai properti pada kuartal pertama 2021 ini dipengaruhi pertumbuhan suplai rumah tapak yang tumbuh 9,3%, sementara suplai apartemen menurun 1,6% secara kuartalan.
Menurut Marine, suplai properti untuk apartemen terbanyak berasal dari DKI Jakarta sebesar 64% dari total suplai apartemen nasional. Sementara suplai rumah tapak paling banyak berasal dari Jawa Barat 32%, DKI Jakarta 29%, dan Banten sebesar 17%.
Baca juga: Agen Properti Terkejut Rumah Mewah yang Dipasarkannya Jadi Bawa-bawa Nama Anies
Marine menambahkan, penurunan di indeks harga apartemen juga terjadi di provinsi Jawa Barat dan Banten, yaitu masing-masing sebesar 0,9% dan 1,6%. Demikian juga di Jawa Tengah yang turun 0,33% secara kuartalan. Hal berbeda terjadi di Jawa Timur yang masih mencatatkan peningkatan 1,79%.
Sementara itu, menurut data Rumah.com Indonesia Property Market Index –Suplai (RIPMI-S), suplai properti mengalami pertumbuhan 8,4% secara kuartalan pada kuartal I/2021. Pertumbuhan suplai ini melambat jika dibandingkan kuartal IV/2020 yang mencatatkan pertumbuhan 13,6% secara kuartalan.
Pertumbuhan suplai properti pada kuartal pertama 2021 ini dipengaruhi pertumbuhan suplai rumah tapak yang tumbuh 9,3%, sementara suplai apartemen menurun 1,6% secara kuartalan.
Menurut Marine, suplai properti untuk apartemen terbanyak berasal dari DKI Jakarta sebesar 64% dari total suplai apartemen nasional. Sementara suplai rumah tapak paling banyak berasal dari Jawa Barat 32%, DKI Jakarta 29%, dan Banten sebesar 17%.
Lihat Juga :